Home » Berita Utama » Kaya Gagasan, Miskin Slogan
Kaya Gagasan, Miskin Slogan
Wakil Bupati Banggai terpilih, Mustar Labolo saat member penjelasan mengenai kerja Win Star pasca dilantik di redaksi Luwuk Post, Jumat (13/5).

Kaya Gagasan, Miskin Slogan

LUWUK—Pemerintahan Bupati dan Wakil Bupati Banggai terpilih Herwin Yatim-Mustar Labolo untuk periode 2016 sampai 2021 terlihat kaya dengan gagasan, namun masih miskin slogan.  Setidaknya, hal itu terlihat dari pemaparan wakil bupati terpilih Mustar Labolo dihadapan redaksi Luwuk Post, akhir pekan lalu. Mustar menyatakan, pasca dilantik nanti pemerintahan Win Star akan segera bekerja.
Selain menata kelembagaan SKPD, menyiapkan pembahasan anggaran untuk tahun berikutnya, Win Star akan melakukan tes urine di lingkungan Pemda Banggai. Tes urine merupakan upaya Win Star membersihkan Aparatur Sipil Negara dari narkoba. Tak hanya itu, Win Star akan mengaudit semua Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Audit dilakukan agar ada semacam demarkasi yang jelas antara pemerintahan lama, Smile Win, dan pemerintahan baru, Win Star.
Win Star juga akan menyiapkan tim seleksi lelang jabatan kepala SKPD dengan melibatkan akademisi, sebelum calon calon kepala SKPD diskoring oleh Baperjakat dan diserahkan kepada Bupati Banggai sebagai pengguna. Selain melakukan pembenahan kedalam, Win Star akan fokus pada upaya menangani keluhan warga terkait dengan pelayanan dasar. Tiga sampai enam bulan pasca dilantik Win Star akan berorientasi pada pembenahan pelayanan dasar, yang banyak dikeluhkan warga. Mulai dari masalah air bersih, pelayanan data kependudukan hingga pelayanan rumah sakit.
Optimalisasi layanan pemerintahan akan  diwujudkan melalui struktur pemerintahan yang kuat. Promosi dan mutasi pejabat akan dilakukan dengan mengacu pada aturan. Pejabat yang dipilih benar benar yang profesional dan bukan karena karena dorongan like and dislike. “ Dengan begitu, penempatan pejabat akan jauh dari kegaduhan karena semua mengacu pada aturan,” tutur Mustar Labolo.
Win Star juga akan memberikan perhatian besar terhadap pemberdayaan petani dan nelayan. Namun, seperti apa program dalam upaya meningkatkan kesejahteraan petani dan nelayan belum digambarkan  secara detail. Apakah serupa “armada semut” dengan memberikan bantuan kapal penangkap ikan modern kepada para nelayan, atau melengkapi para petani dengan mesin mesin pengolah pertanian. Belum jelas.
Tapi, seperti kebanyakan ekspektasi warga Luwuk, pemerintahan Win Star memang akan langsung bekerja. Hanya, meskipun kaya dengan ide dan gagasan, Win Star masih miskin slogan. Selain Rapi pada motto Kota Berair Luwuk yang akan diganti kata Ramah, tagline pemerintahan Win Star nanti adalah pemerintahan baru, wajah baru dan semangat baru.  (ris)

About uman