Home » Metro Luwuk » Tampil One Women Show dan Sempat Menangis
Tampil One Women Show dan Sempat Menangis
Sekdis Kesehatan Kabupaten Banggai, Rampia Laamiri sempat menangis dihadapan Komisi 2 DPRD Banggai pada rakor, Senin (16/5).

Tampil One Women Show dan Sempat Menangis

SEKRETARIS Dinas (Sekdis) Kesehatan Kabupaten Banggai, Rampia Laamiri tampil one women show pada rapat koordinasi (rakor), Senin (16/5). Dihadapan personil Komisi 2 DPRD Banggai dia sempat menangis. Ada apa?

SOFYAN LABOLO – Luwuk Post

“SAYA mohon maaf, karena pak Kadis hari ini mempunyai agenda di luar kota. Atas legitimasinya, saya mewakili beliau,” kata Rampia sebelum memaparkan kondisi riil Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banggai.
Pagi kemarin sekitar pukul 09.20 wita, Komisi 2 DPRD Banggai punya gawean. Komisi yang membidangi masalah pembangunan itu mengundang dua satuan kerja perangkat daerah (SKPD) dilingkup Pemda Banggai. Kedua instansi itu yakni Dinkes dan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Banggai. Tak hanya Dinkes yang tidak dihadiri kepala dinasnya secara langsung. BLUD Banggai juga demikian hanya diwakili Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan.
Personil Komisi 2 juga tidak lengkap. Selain Irpadin B. Oneng selaku Sekretaris Komisi yang memimpin rapat, tampak pula Nasir Himran, Badrin Nonsi, Dewi Shintana Matorang dan Lely Tiara Rajagukguk. Helton Abdul Hamid datang, setelah pembahasan masuk pada session kedua, yakni menyangkut BLUD.
Meski hanya dua babak, namun durasi waktu cukup panjang buat Dinkes. Satu persatu pertanyaan para legislator dijawab Rampia. Beragam topik yang menjadi pembahasan pada rakor itu. Diantaranya menyangkut serapan anggaran Dinkes, kuantitas personil tenaga medis di Puskesmas beserta fasilitasnya hingga pada persoalan pelayanan.
Dicerca pertanyaan silih berganti oleh para aleg, tak membuat Rampia ciut. Tampil one women show, Rampia lebih percaya diri (pede). Penguasaan materi serta ditunjang vocal yang lantang membuat Rampia tidak demam panggung.
Namun memasuki satu jam perjalanan rakor, Rampia sempat tak lancar lagi memberi penjelasan. Matanya terlihat berkaca-kaca dan kemudian menangis. Kalimat yang disampaikannya pun terbatah-batah. Beberapa detik situasi menjadi lengang.
Yang membuat itu terjadi, setelah anggota Komisi 2 DPRD Banggai, Nasir Himran menyentil soal kasus meninggalnya warga Kecamatan Pagimana, yang diduga kuat lantaran tidak mendapat pelayanan maksimal oleh Puskesmas di wilayah itu.
“Ada cerita tidak baik buat Dinkes yakni soal Pagimana. Ironis ada warga yang meninggal saat naik motor untuk dirujuk di rumah sakit. Mestinya ambulance yang mengantarnya. Kasus ini sangat menyedihkan,” ucap Nasir Himran. “Bahkan kabarnya lagi, sopir ambulance tidak ada. Apakah sudah seperti ini pelayanan kesehatan kita di kecamatan,” tanya politisi PKS ini.
Pertanyaan tak langsung dijawab Rampia. Mimiknya langsung berubah. “Iya, saya sedih melihat kondisi itu. Selain menangis, saya juga emosi terhadap petugas medis di Puskesmas Pagimana. Mereka benar-benar tidak punya pri kemanusiaan,” ucap Rampia menyambut pertanyaan Nasir Himran tadi.
Rampia mengaku sempat melayat di rumah duka sembari meminta maaf atas ketidak maksimalannya pelayanan di Puskesmas Pagimana. “Kasus ini sudah kami sampaikan kepada pak Kadis. Dan pak Kadis minta untuk dilakukan pembinaan,” kata Rampia.
Tak itu saja pertanyaan yang membakar emosi Rampia. Dalam rakor tersebut juga terungkap bahwa di Puskesmas Bualemo, oknum petugas medis memasang tarif sewa ambulance yang sangat mahal. Rampia pun berpendapat, Rp400 ribu saja sudah mahal, apalagi Rp750 ribu untuk rute Bualemo-Luwuk. Lalu apa solusinya? Rampia kembali berujar, pihaknya selalu menekankan agar tidak terlalu kaku dalam penggunaan anggaran di Puskesmas. Seharusnya, pasien dirujuk dulu, apakah menggunakan mobil ambulance atau mobil masyarakat setempat. Yang terpenting disini adalah keselamatan jiwa pasiennya.
Dihadapan para aleg, Rampia berjanji Dinkes Banggai tetap konsisten dalam melakukan pembinaan terhadap petugas medis di Puskesmas yang tidak maksimal dalam memberikan pelayanan. “Ini sudah menjadi komitmen kami,” ucapnya. (*)

About uman