Home » Ekonomi » Jelang Ramadan, Harga Gula Naik
Jelang Ramadan, Harga Gula Naik
PASAR MURAH : Disperindag akan berkoordinasi dengan Perum Bulog Divre Luwuk untuk menggelar operasi pasar jika harga gula terus naik. (Foto : Dok/Luwuk Post)

Jelang Ramadan, Harga Gula Naik

Disperindag Siap-siap Instruksikan Bulog Operasi Pasar

LUWUK – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) terus memantau pergerakan harga sembilan bahan pokok (sembako) menjelang ramadan. Tren kenaikan sudah mulai terihat pada gula pasir, sementara yang lain masih tetapi stabil.
Kepala Bidang Perdagangan Disperindag, Mulsandi menuturkan, kenaikan pada gula pasir memang terjadi menyeluruh di Indonesia. Sebab, pabrik menaikan harga sehingga di tingkat distributor dan pedagang kecil ikut menaikan. “Sebelum naik harganya bermain dikisaran Rp 160 ribu. Kini sudah Rp 170 ribu lebih per zak,” jelas Mulsandi, Jumat (14/5).
Kenaikan itu, kata Mulsandi, telah dilaporkan juga kepada Disperindag Provinsi Sulawesi Tengah.  Ternyata, di Kota Palu juga terjadi kenaikan. “Di sana juga ternyata naik. Kita terus pantau setiap harinya,” katanya.
Sementara itu, Kepala Disperindag Hasrin Karim mengaku, telah mengumpulkan para distributor untuk memastikan stok pada bulan ramadan. “Kalau stok aman. Hanya memang gula mengalami kenaikan,” katanya.
Lanjut Hasrin, jika harga gula tidak juga kembali normal. Jalan satu-satunya, berkoordinasi dengan Bulog Divre Luwuk untuk menggelar operasi pasar. “Saya sudah perintahkan bidang perdagangan untuk dikoordinasikan,” tuturnya.
Hasrin menyatakan, saat ini pihaknya belum menemukan kartel yang coba mempermainkan harga sembako jelang ramadan seperti informasi yang beredar selama ini. “Kita belum temukan itu di pasaran,” jelasnya. (ali)

About kanaya