Home » Politik » Perda Revisi Soal Salipi ‘Ngambang’
Perda Revisi Soal Salipi ‘Ngambang’
Masnawati Muhammad

Perda Revisi Soal Salipi ‘Ngambang’

LUWUK– Peraturan daerah (Perda) revisi yang akan mengembalikan desa Salipi masuk dalam wilayah administrasi Kecamatan Pagimana masih mengambang. Belum jelasnya Perda revisi itu memberi pengaruh terhadap proses pembentukan daerah otonom baru (DOB) bernama Kabupaten Tompotika.
Desakan agar Pemda segera menerbitkan Perda itu disampaikan Sekretaris Komisi 3 DPRD Banggai yang juga anggota panitia khusus (Pansus) pemekaran Tompotika, Masnawati Muhammad kepada Luwuk Post, Kamis (12/5) kemarin.
Srikandi Lalong asal Partai Gerindra ini menjelaskan, usulan agar Perda tersebut direvisi telah disepakai lewat rapat Pansus Tompotika. “Saya lupa kapan rapat itu dilaksanakan. Tapi yang pasti rapat itu dipimpin Ketua Pansus, Djufrie Diko,” kata Masnawati.
Ada alasan Pansus sehingga Perda itu direvisi. Pertama kata aleg dapil III ini, antar desa Salipi dengan letak ibukota Kecamatan Bualemo sangat jauh dibanding dengan Kecamatan Pagimana. Alasan warga kedua, dengan jauhnya jarak tempuh berpengaruh terhadap transportasi. “High cost jika warga Salipi ke Bualemo. Makanya warga Salipi menginginkan kembali ke Kecamatan Pagimana,” kata Masnawati.
Dan pada pertemuan saat itu, Pemda berjanji akan menyikapi aspirasi warga desa Salipi itu dengan melakukan revisi Perda. Masnawati khawatir, jika itu terus mengambang, maka Kabupaten Tompotika belum bisa terealisasi. Bahkan wacana Kecamatan Bualemo bakal bergabung dengan daerah pemilihan (Dapil) IV juga terancam mentok. (yan)

About uman