Home » Metro Luwuk » Penyidik Diminta Objektif
Penyidik Diminta Objektif
Yusak Siahaya

Penyidik Diminta Objektif

LUWUK-Dari sejumlah pemeriksaan saksi dalam penyidikan perkara normalisasi Sungai Lobu yang telah menetapkan Hein Mopantaw alias Ko Hein, pelaksana proyek sebagai tersangka dan beberapa tersangka lain yang belum dilakukan penahanan. Penyidik Cabang Kejaksaan Negeri (Cabjari) Luwuk di Pagimana, belum menyentuh pada pengguna anggaran dari proyek berbanderol Rp1,2 miliar itu. Yusak Siahaya, penasehat hukum dari Ko Hein mengungkapkan, penyidik dalam perkara tersebut harus bisa objektif dalam penetapan tersangka. Pasalnya, dalam pemeriksaan dan penetapan tersangka selama ini, penyidik terkesan tidak menyentuh kepala Dinas Pekerjaan Umum (Kadis PU) selaku Pengguna Anggaran (PA).
“Yang namanya pengguna anggaran berarti dia tahu dan paling tidak turut serta, selain PPK-nya dan perusahaan yang mengerjakan,” kata Yusak Siahaya, Kamis (12/5).
Yusak menilai kliennya, Ko Hein hanyalah korban dalam perkara yang kini tengah diseriusi penyidik Cabjari Pagimana itu. Sebab, Ko Hein hanyalah penghubung antara pemberi kerja dalam hal ini PPK Dinas PU dan kontraktor pelaksana yang ditunjuk. Sementara dalam penetapan tersangka, kliennya ditetapkan paling awal dan langsung dilakukan penahanan. Padahal, beberapa orang yang menurutnya turut berperan dalam pelaksanaan pekerjaan normalisasi sungai Lobu terkesan didiamkan saja. “Apabila pengguna anggaran tidak ditarik dalam perkara ini, berarti jaksa tidak konsisten atau tidak objektif dalam menangani atau melakukan penyidikan perkara normalisasi sungai Lobu,” tegas Yusak.
Diketahui, proyek normalisasi sungai Lobu adalah pekerjaan dengan anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) kabupaten Banggai senilai Rp1,2 miliar. Dalam pelaksanaannya, Dinas Pekerjaan Umum selaku pihak yang menggunakan anggaran membaginya menjadi 6 item pekerjaan dan kemudian menunjuk tiga perusahaan sebagai pelaksana proyek. Namun, dari keterangan sejumlah saksi terungkap ada beberapa kejanggalan dalam item pekerjaan, seperti biaya pengangkutan alat berat yang dicatat sebanyak enam kali. Padahal dalam proses pekerjaan, proyek itu hanya dikerjakan satu pelaksana di luar tiga perusahaan yang ditunjuk dengan menggunakan satu alat berat. Atas dasar itulah, penyidik Cabjari Pagimana menaikkan status penyelidikan ke tahap penyidikan dan mulai menetapkan sejumlah tersangka yang diawali dari Ko Hein.(van)

About uman