Home » Luwuk Utara-Timur » Pedagang Simpong “Keras Kepala”
Pedagang Simpong “Keras Kepala”
Sebuah lapak berdiri di jalan baru Simpong-Maahas Minggu (1/5). Padahal lokasi ini telah dilarang pihak kelurahan.

Pedagang Simpong “Keras Kepala”

LUWUK SELATAN-Instruksi Kelurahan Simpong agar tidak ada pembangunan lapak di jalan baru Simpong-Maahas, sepertinya diabaikan pedagang. Amatan koran ini, Minggu (1/5), jalan tersebut, makin ramai dengan lapak pedagang yang menjajakan makanan dan minuman.
Akibatnya, jalur yang dulunya mudah dilewati kendaraan, baik roda dua maupun empat, kini menjadi sempit. Apalagi, ketika dilewati truk. Pasti mengalami kemacetan. “Tambah susah lewati ini jalan,” keluh seorang pengendara, Andra.
Ia berharap, aparat maupun pihak kelurahan bisa bertindak tegas. Agar tidak berdampak semakin banyaknya lapak baru di jalan baru Simpong-Maahas tersebut. “Kasian pedagang yang jualan di dalam, sudah tidak laku karena pembeli sudah tertahan diluar,” keluhnya.
Sebelumnya, Lurah Simpong, Iskandar Limonu, sempat memberhentikan bangunan lapak tersebut, karena tidak ada izin. “Jalur tersebut tidak ada izin, jadi tidak boleh ada lapak berdiri disitu,” pungkasnya. (ajy)

About uman