Home » Kampus » Mahasiswa FKIP Keluhkan Ruang Permanen
Mahasiswa FKIP Keluhkan Ruang Permanen
Hendra Kuingu

Mahasiswa FKIP Keluhkan Ruang Permanen

LUWUK-Mahasiswa Fakultas Keguruang dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Luwuk, mengelukan fasilitas perkuliahan. Terutama ruang permanen FKIP yang seharusnya telah ada sedari tebentuknya FKIP pada tahun 2008 silam.
Padahal, biaya pendidikan terbesar di kampus biru itu adalah mahasiswa dari FKIP. Inilah yang menyebabkan timbulnya kecemburuan sosial diantara mahasiswa fakultas. Seluruh fakultas selain FKIP telah memiliki ruang permanen sendiri. “Kenapa kami yang mengeluarkan biaya pendidikan terbanyak, tidak mendapatkan fasilitas itu?” ungkap salah seorang mahasiswa FKIP, jurusan Penjasrek semester VIII, Hendra Kuingu, Selasa (26/4).
Ia mengungkapkan, karena tidak memiliki ruang perkuliahan permanen, tidak jarang mahasiswa FKIP yang tengah melakukan proses belajar mengajar harus pindah ruangan jika sewaktu-waktu mahasiswa yang memiliki ruangan juga ingin melakukan proses belajar mengajar. “Itu sering terjadi. Sayangnya, meski sudah seperti itu, ruang permanen untuk mahasiswa FKIP belum juga diadakan,” jelasnya.
Menurut Hendra, melihat kondisi mahasiswa FKIP saat ini, pihak fakultas seharusnya lebih serius memikirkan hal itu. Hal ini kata dia, akan berdampak negatif terhadap mahasiswa. Terlebih, FKIP saat ini tengah melakukan penerimaan mahasiswa baru untuk program studi Biologi yang baru dibuka tahun ini. “Ini adalah salah satu bentuk solidaritas saya kepada adik-adik mahasiswa yang ada di semester bawah. Agar tidak menimbulkan kecemburuan sosial yang akan berdampak negatif, fakultas secepatnya harus mengambil tindakan,” pungkasnya.
Sementara itu, Dekan FKIP, Agung K. Djibran, yang hendak ditemui Luwuk Post, belum dapat memberikan komentar, karena tengah sibuk melakukan persiapan ujian proposal mahasiswa FKIP. (tr-35)

About uman