Tasman Malusa

LUWUK – di Kabupaten Banggai terdapat tiga belas sekolah yang berada di daerah terpencil. Kebanyakan sekolah ini bertempat di daerah pegunungan. Kepala Bidang Pendidikan Dasar, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Banggai, Tasman Malusa, mengatakan tidak akan ada masalah dengan pelaksanaan Ujian Nasional (UN) di daerah-daerah tersebut.
Tasman Malusa menjelaskan, sehari sebelum pelaksanaan, pihak sekolah akan mengambil naskah UN ke Kantor Polisi terdekat. Saat pengambilan naskah UN, pihak sekolah akan didampingi langsung dengan seorang petugas untuk menjaga keaslian naskah UN. Sedangkan, untuk siswa yang berasal dari Desa Boloa Doda, Dinas akan melihat kondisi siswa terlebih dahulu, jika peserta UN banyak, maka Dinas akan memobilisasi pengawas untuk melakukan UN di Desa Boloa Doda. Namun jika sebaliknya, maka Dinas akan memobilisasi peserta UN untuk sama-sama melaksanakan UN di sekolah terdekat.
Ketigabelas sekolah terpencil tersebut tersebar di beberapa kecamatan, seperti SD Negeri Trans Batui 5 di Kecamatan Batui, SD Negeri Garuga di Kecamatan Lamala, SD Negeri Uemea di Kecamaan Toili Barat, dan SD Negeri Ampera di Kecamatan Pagimana. Di beberapa daerah terdapat sekolah satu atap, seperti SD Negeri Tintingan, dan SMP Negeri 4 Balantak. Sekolah-sekolah tersebut dibangun dengan tujuan agar anak-anak lebih mudah untuk mendapatkan pendidikan. (tr-36)

About uman