Home » Metro Luwuk » Gara-gara Kayu, Feti Dikeroyok
Gara-gara Kayu,  Feti Dikeroyok
Feti Ladaerah (baju putih bergaris hitam) didampingi keluargannya saat melaporkan kejadian pengoroyokan yang dilakukan Nova ke Mapolres Banggai, Senin (25/4).

Gara-gara Kayu, Feti Dikeroyok

LUWUK-Beginilah jadinya jika bertetangga tidak bisa saling menghargai. Seperti yang terjadi di kelurahan Kilongan Permai, kecamatan Luwuk Utara belum lama ini. Tidak terima pekarangannya dijadikan tempat meletakkan kayu sekira 1 kubik oleh tetangga, Feti Ladaerah, 23, berteriak minta tetangganya itu segera memindahkan balok itu, Sabtu (23/4).
Ucapan dengan nada keras itu berbuntut panjang, sebab, Nova, tetangganya yang juga pemilik kayu tak terima. Terjadilah cek cok dari dua ibu rumah tangga ini. Keributan keduanya ternyata didengar suami Nova dan adiknya. Mereka pun keluar lalu membantu Nova.
“Saya ini sudah dikroyok. Awalnya saya cuma berhadapan dengan Nova tapi, karena suami dan adiknya sudah mendengar adanya cekcok mulut antara saya dengan Nova, akhirnya suami dan adiknya ikut membantu memukuli saya, “ ungkap Feti, Senin (25/4).
Berdasarkan pengakuan Feti saat terjadi  pemukulan suami Nova dalam keadaan mabuk. Hal itulah yang diduga kuat membuatnya turun tangan dan meninggalkan bekas memar diwajah dan bengkak ditengah kepala korban.
“ Bayangkan saja saya punya tangan dipegang oleh dua orang dan satu orangnya lagi memukuli saya sampai-sampai bingkai foto dihantam kearah kepala saya sehingga itu yang menimbulkan bengkak. Tapi yang jelas sudah ada juga hasil fisum dari dokter,” terangnya.
Feti menambahkan kehadiran keluarga di Mapolres Banggai Senin (25/4) sekira pukul 11.25 wita adalah bentuk dari keseriusan keluarga untuk mendampingi permasalahannya. Sebab pihak kepolisian terkesan lambat untuk menyelesaikan permasalahan itu.
“Jangan salahkan kami apabila sewaktu-waktu terjadi perkelahian diantara keluarga, sebab polisi seakan tidak memperhatikan laporan yang sudah di BAP kemarin itu. Seharusnya Nova beserta suaminya sudah ditangkap, supaya ini masalah tidak berlarut-larut, “ ujarnya.
Wanita ini juga menegaskan bahwa pihaknya tidak akan menyelesaikan persoalan itu melalui jalur kekeluargaan.
”Itu laporan yang sudah dimasukan tidak mungkin mau ditarik kembali. Ini kasus tetap lanjut,” tegasnya. (tr-43)

About uman