Home » Metro Luwuk » Satpol PP Bersitegang dengan Pedagang
Satpol PP Bersitegang dengan Pedagang
Sejumlah anggota Satpol-PP saat bersitegang dengan seorang pedagang (baju putih), Kamis (31/3). Penertiban tersebut gagal dilakukan.

Satpol PP Bersitegang dengan Pedagang

LUWUK-Penertiban yang dilakukan Satuan Polisi Pamong Praja (Pol-PP) kepada sejumlah pedagang yang dianggap melarang aturan dan merusak keindahan kota terus berlanjut hingga Kamis (31/3).
Namun berbeda saat penertiban dilakukan di jalan Jendral Achmad Yani. Seorang pedagang menolak diusir karena menurutnya tidak ada aturan yang mengatur larangan berjualan di jalan tersebut. Pertengkaran mulut pun terjadi, hingga pedagang tersebut menyambangi langsung kendaraan patroli Pol-PP. “Kalau bapak dibiarkan disini terus, nanti mo makin banyak pedagang yang berjualan disini,” tutur seorang anggota Satpol-PP Djufri.
Namun hal itu tidak diaminkan pedagang dan terus bertahan. Tidak ingin larat dalam pertengkaran, sejumlah Pol-PP memilih meninggalkan lokasi tersebut.
Kepada koran ini, pria berbaju putih ini menegaskan, yang berhak mengusirnya berjualan dilokasi tersebut hanyalah  Dishubkominfo dan juga Disciktar, karena menggunakan badan jalan. “Saya berani berjualan disini karena tidak dipasang tanda larangan,” terangnya.
Ia pun mengaku, sudah membaca baik-baik Perda tentang larangan menjual, namun tidak disebutkan pedagang sepertinya dengan berjualan dengan sistem kendaraan. “Saya kan tidak merusak wilayah tempat saya berjualan, karena saya pakai mobil,” ungkapnya.
Sementara itu menurutnya, baik kendaraan, jualan hingga tempatnya sudah resmi terdaftar di pemerintah. “Dia bilang saya PKL, tapi coba liat kan jualan di atas kendaraan, saya bayar pajak mobil, parkir saya bayar di perhubungan tiap bulan, serta dagangan dan jualan saya resmi terdaftar di provinsi,” pungkasnya. (ajy)

About uman