Home » Politik » Bos STA Ngotot
Bos STA Ngotot
Anggota Komisi III ketika menerima aduan soal kelangkaan pupuk dan dugaan ada praktik kotor dalam pendistribusiannya di dataran Toili, belum lama ini.

Bos STA Ngotot

LUWUK—Bos distributor pupuk di dataran Toili dan sekitarnya CV Sinar Terang Anugerah (STA) tak merasa para petani yang ada dibawah naungannya kesulitan memenuhi kebutuhan pupuk subsidi selama beberapa tahun terakhir. Kendati Wakil Ketua Komisi III yang kala itu meminpin jalannya hearing, I  Wayan Supadiyasa mengaku, sebagai petani dirinya juga turut merasakan kalangkaan pupuk, namun si bos STA tetap ngotot bahwa hal itu nonsense.
“Petani mana yang mengaku tak kebagian pupuk, di gudang saya masih banyak pupuk. Bagaimana mau dapat pupuk kalau tidak mengajukan RDKK,” tegas bos STA ditengah berlangsungnya hearing Komisi III DPRD membahas kelangkaan pupuk akhir pekan lalu.
Menurut dia, kelompok tani yang mengaku tak kebagian pupuk diakibatkan karena belum mengajukan formulir RDKK (rencana definitif kebutuhan kelompok,red). “Saya hanya berani menyalurkan pupuk kepada petani yang penting ada RDKK-nya. Itu kan yang diatur dalam Perbup,” cetusnya.
Sayangnya, terkait itu Komisi III belum dapat menyimpulkannya sebab pelaksanaan hearing kala itu terkendala sempitnya waktu. Karenanya, tindaklanjut masalah kelangkaan pupuk di dataran Toili masih akan dibahas pada hearing selanjutnya yang diagendakan Selasa (30/3) mendatang.(man)

About uman