Home » Berita Utama » Syariah dan Khilafah Bukan Ancaman
Syariah dan Khilafah Bukan Ancaman
Kelompok gerakan Islam yakni Hizbut Tahrir Indonesia, Jumat (25/5) menggelar aksi di bundaran tugu Adipura Luwuk. Mereka menyerukan syariah dan khalifah bukan ancaman, tetapi kebaikan kita bersama.

Syariah dan Khilafah Bukan Ancaman

LUWUK-Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Luwuk menggelar aksi damai di tugu Adipura, Jumat (24/3). Dalam aksi tersebut, sejumlah aktifis HTI tersebut menyuarakan tentang Syariah dan khilafah bukanlah subuah ancaman, melainkan kebaikan kita bersama.
Salah seorang aktifis HTI terus berorasi sembari menyampaikan bahwa betapa pentingnya negara Indonesia dalam mengaplikasi syariah Islam dan khilafah dalam menjalankan aktifitas keseharian. Sebab, hanya syariah dan khilafah, Indonesia akan bebas dalam cengkaraman neo liberalisme dan neo imprealisme.
“Jika itu terus dilaksanakan, maka Indonesia akan menjadi negara yang mandiri, tidak bergantung pada kepentingan asing. Karena kebobrokan Indonesia saat ini, disebabkan karena sistem kapitalisme yang semakin menjamur di seluruh wilayah NKRI, khsusnya Kabupaten Banggai,” papar pria berbadan tegap itu.
Kata dia, ada delapan point yang terus dikempanyekan HTI Luwuk yakni, terpeliharanya agama, jiwa, akal, harta, keturunan, kehormatan, keamanan dan negara. “Agama dan negara itu merupakan dua saudara kembar, agama adalah pondasi, sedangkan kekuasaan adalah penjaga. Sesuatu tanpa pondasi pasti akan runtuh, sesuatu tanpa penjaga, pasti akan hilang. Sehingga, delapan poin tersebut sangat dibutuhkan bangsa ini untuk diaplikasikan,” tandasnya. (awi)

About uman