Home » Politik » Bawahan Jangan Intervensi Wewenang Bupati
Bawahan Jangan Intervensi Wewenang Bupati
Fuad Muid

Bawahan Jangan Intervensi Wewenang Bupati

LUWUK—Ketua Tim Koalisi Bupati/Wakil Bupati terpilih Herwin Yatim dan Mustar Labolo, Fuad Muid berharap apa yang menjadi pernyataan Herwin Yatim terkait wacana pergantian Sekretaris Kabupaten (Sekkab) menjadi acuan sejumlah kepala SKPD (satuan kerja perangkat daerah) agar bisa menahan diri merebut jabatan strategis di lingkup Pemda (pemerintah daerah) Banggai tersebut.
“Bupati yang sejatinya memiliki wewenang prerogatif menentukan Sekkab saja tidak berkomentar lebih soal itu, bahkan tidak banyak berspekulasi tentang figur calon Sekkab selanjutnya. Jadi kepada pimpinan SKPD yang belakangan wecanakan itu supaya menghentikan skenario ini,” tegas Fuad, Jumat (25/3).
Fuad mengatakan, apa yang dilakukan para pejabat terkait sangatlah tidak etis sehingga menimbulkan kesan adanya upaya untuk menurunkan Syahrial Labelo dari jabatannya sebagai Sekkab Banggai. Fuad menduga, hal itu merupakan intrik politik dimana salah satu tujuannya  mencari perhatian pimpinan daerah yang akan dilantik.
“Kalau tidak ingin disangka seperti itu jangan melakukan tindakan yang bukan menjadi wewenang. Masa seorang ASN (Aparatur Sipil Negara,red) bawahan beraninya bermain di rana politik terkait peluang figur calon Sekkab, ini sama halnya ingin melengser Sekkab sekarang dari jabatannya,” katanya.
Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menegaskan, pergantian Sekkab menjadi hak prerogatif Bupati berdasarkan acuan perundang-undangan. Karena itu, adalah keliru jika wewenang itu terkesan ingin diintervensi oleh para pejabat bawahan.
“Jadi  hentikan saja opini itu. Lagipula Sekkab sekarang masih memiliki masa jabatan 3 tahun lagi, serahkan dan percayakan saja persoalan itu kepada Bupati,” pungkasnya.(man)

About uman