Home » Banggai Laut » Mantan Prajurit Itu Meneteskan Air Mata
Mantan Prajurit Itu Meneteskan Air Mata
Bupati Balut, Drs. H. Wenny Bukamo tak sanggup menahan keharuannya sewaktu membuka acara di Dinkes-KB. Kenangan silam tentang ibundanya yang pernah mengabdi sebagai tenaga medis di daerah ini muncul kembali setelah melihat puluhan bidan dan perawat yang hadir.

Mantan Prajurit Itu Meneteskan Air Mata

BANGGAI – Launching program Dinkes/KB mengungkap sisi lain kepribadian Drs. H. Wenny Bukamo. Dalam kesehariannya, Bupati yang mantan prajurit TNI-AL ini dikenal keras dan tegas terhadap hal-hal yang dinilainya tidak pada tempatnya. Namun ketika membuka Gerakan Sehat, Sayang Ibu dan Bayi Rabu kemarin, kesan itu luruh seiring dengan suasana haru yang ditimbulkan ketika Wenny menyampaikan sambutan.
“Gedung ini menyimpan kenangan dan sejarah pengabdian ibu saya. Beliau almarhumah juga seorang petugas medis yang pernah mengabdi di sini,” kisahnya.
Meski terbata-bata, Bupati berusaha menceritakan tentang apa yang diketahuinya seputar perjuangan dan suka-duka yang biasa dihadapi seorang pengabdi kesehatan. Secara terbuka dia menyampaikan atensi dan penghargaan mendalam kepada para Bidan dan Perawat atas semua pengabdian tulus yang telah diberikan.
“Saya yakin, di antara kalian ada yang masih bujang. Mengabdi di tempat–tempat terpencil, jauh dari keluarga dan orang-orang terdekat. Tapi semua ini harus dijalani karena keberadaan kalian adalah tumpuan harapan bagi banyak saudara-saudara kita di pelosok,” tandasnya.
Dalam kesempatan itu, Bupati berkali-kali memuji dan memberi apresiasi tinggi kepada kadis Dinkes-KB, Ramli Nadjil atas terobosan yang dilakukannya dan berkenan untuk foto bersama dengan seluruh petugas medis di teras samping kantor tersebut.  (Sbt)

About uman