Home » Kampus » Ukas Enggan Berkomentar
Ukas Enggan Berkomentar
Abd. Ukas

Ukas Enggan Berkomentar

LUWUK-Pro kontra hasil Musyawarah Luar Biasa (Muslab), pembentukan Badan Legislatif Mahasiswa (BLM) dan Komisi Pemilihan Umum Mahasiswa (KPUM) di kalangan mahasiswa Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Luwuk tidak membuat Wakil Rektor III, Abd. Ukas, ambil pusing. Padahal, sebagai penanggung jawab sekaligus yang memimpin muslab tersebut, Abd. Ukas, memiliki tanggung jawab untuk menjelaskan persoalan tersebut kepada mahasiswa.
“Saya tidak ingin berkomentar. Saya hanya menyahuti permintaan mahasiswa saja,”ungkapnya, Rabu (16/3).
Sikap Abd. Ukas, yang terkesan membiarkan persoalan tersebut sangat disayangkan oleh beberapa lembaga kemahasiswaan. Pasalnya, jika persoalan tersebut terus berlanjut, dapat dipastikan pelaksanaan pemilihan Presiden Mahasiswa (Presma) Unismuh tidak akan berjalan semestinya. Bahkan, mahasiswa yang pro dan kontra terhadap hasil muslab akan saling menyerang. Sehingga, kekacauan antar mahasiswa di ruang lingkup kampus Unismuh tidak akan terhindarkan.
“Pastinya akan ada tindakan yang kami ambil. Kan tidak mungkin kami mahasiswa yang tidak sepakat hanya duduk diam dan membiarkan hasil muslab yang kami tidak sepakati digunakan begitu saja,” ungkap Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Saiful Basir.
Terkait persoalan tersebut, jika pemilihan Presma kedepan tidak dapat dilakukan, tidak menutup kemungkinan akreditasi universitas akan terancam. Sebab, akreditas universitas akan sangat ditentukan oleh kinerja-kinerja lembaga kemahasiswaan, khususnya BEM Universitas. Apa lagi, hampir tiga tahun terakhir BEM Universitas tidak ada sama sekali. (tr-35)

About uman