Home » Politik » Pipa Awesome Sudah Dipindah
Pipa Awesome Sudah Dipindah
Posisi pipa milik CV Berkat Cinta Abadi (warna hitam/ 3 inch) yang sebelumnya ikut mengambil air dari bak penampungan PDAM di mata air Batu Tikar.

Pipa Awesome Sudah Dipindah

LUWUK-Hasil tinjauan lapangan anggota Komisi III DPRD Banggai, Selasa (15/3) ke lokasi mata air Batu Tikar untuk melihat langsung posisi pipa yang disalurkan ke CV Berkat Cinta Abadi yang mengelola pabrik air kemasan Awesome, ternyata sudah tak seperti temuan awal sejumlah kelompok pecinta alam. Ketua LSM Iquana, Rahmad Madopi, dalam pertemuan dengan anggota Komisi III Djufri R Diko mengungkapkan bahwa pipa yang dikeluhkan sebelumnya sejatinya telah dipindah dari lokasi awal. Ia mengaku awalnya pipa terpasang tepat di bak penampungan mata air Batu Tikar, tapi kemudian saat dilakukan peninjauan lapangan lokasi pipa sudah pindah ke lokasi lain, tak jauh dari tempat sebelumnya.
“Di batu tikar itu ada dua mata air, satu yang keluar dari batu tikar dan itu yang dimanfaatkan PDAM, kemudian satu lagi di bawahnya. Nah, saat pertama kita naik pipa milik perusahaan masuk ke bak yang sama dengan milik PDAM makanya kita protes melalui media. Tapi kemudian saat peninjauan lapangan (anggota Komisi III DPRD Banggai) ternyata pipa sudah pindah ke mata air di bawahnya,” terangnya, Rabu (16/3).
Ia mengaku sejatinya dari sisi perijinan dimungkinkan perusahaan itu terlepas, namun Ia menduga ada oknum yang bermain dalam pemindahan pipa yang dipersoalkan sebelumnya. Oleh karena itu, Ia memberikan gambaran agar menjadi pertimbangan anggota Komisi III dalam pertemuan selanjutnya. Mendengar ungkapan itu, Moh Djufri R Diko mengatakan apa yang menjadi temuan sejumlah pegiat lingkungan sebaiknya disampaikan dalam pertemuan nanti. Sehingga bisa dijadikan dasar pembanding dari hasil peninjauan lapangan anggota Komisi III, Selasa kemarin.
Terpisah, Adhilo, salah satu pegiat lingkungan yang paling ngotot memprotes pelayana air bersih di kota Luwuk mengatakan sejatinya sejak awal Ia telah menyampaikan adanya dugaan keterlibatan oknum PDAM dalam permainan kotor sehingga menyebabkan pelayanan air bersih tidak maksimal. Mengenai ungkapan yang dilontarkan selama ini bukanlah sebuah tudingan, melainkan motivasi terhadap anggota legislatif agar mampu bekerja maksimal sehingga bisa menemukan biang kerok atau oknum yang memainkan peran tak baik terhadap pelayanan air bersih di kota Luwuk. “Tujuan saya bukan itu (menuding_red) tapi memberikan motivasi agar anggota legislatif bisa lebih giat lagi membongkar dugaan permainan kotor itu. Kalau memang perusahaan tidak salah, maka coba bongkar ke PDAM karena nantinya semua akan terjawab di sana,” pungkasnya saat bertandang ke redaksi Luwuk Post, kemarin malam.(van)

About uman