Home » Metro Luwuk » Jabatan Kepsek SMK 2 Jadi Perbicangan
Jabatan Kepsek SMK 2 Jadi Perbicangan
SMKN 2 Luwuk saat ini telah memiliki Kepsek baru. Namun hal ini menjadi berbincangan sejumlah kalangan.

Jabatan Kepsek SMK 2 Jadi Perbicangan

LUWUK—Jabatan Kepsek SMK Negeri 2 Luwuk belakangan ini menjadi perbicangan banyak kalangan. Pasalnya, diam diam, ternyata Bupati Banggai Sofhian Mile, telah menerbitkan SK untuk jabatan kepala sekolah di SMK Negeri 2 Luwuk.
Jadi, saat ini, sekolah yang dikenal dengan sebutan STM itu telah memiliki Kepsek baru, setelah Kepsek lama meninggal dunia. Adalah Samsulbahri Spd,MM yang sebelumnya guru SMK Negeri 1 Luwuk, yang kini telah mendapat SK pengangkatan menjadi kepala sekolah di SMK Negeri 2 Luwuk. Spontan saja, pengangkatan Samsulbahri menjadi Kepsek SMK Negeri 2 Luwuk oleh Bupati Banggai Sofhian Mile tersebut sontak menjadi buah bibir di banyak kalangan sekolah.
Pasalnya, sejauh ini, Bupati Banggai Sofhian Mile belum pernah mengeluarkan SK kepala sekolah bagi SMA dan SMK di Kabupaten Banggai. Namun pada Rabu 2 Maret 2016 pekan lalu, Samsulbahri menyerahkan foto copy SK pengangkatan dirinya sebagai kepala sekolah SMK 2 Luwuk oleh Bupati Banggai Sofhian Mile.
SK tersebutlah yang kini menjadi perbicangan. Pasalnya, SK821.2/1976/BKD tersebut hanya diberikan dalam bentuk foto copy, dan bukan dokumen yang asli dengan cap basah. Selain itu, nomor surat yang telah mencapai 1976 itu, dinilai tidak realistis karena untuk tahun 2016 baru memasuki awal bulan Maret. “Masak iya baru masuk tiga bulan, sudah hampir dua ribu nomor SK yang diterbitkan oleh BKD, ini agak mencurigakan,” kata sumber koran ini, kemarin.
Dalam SK tersebut ditegaskan, SK tersebut mulai berlaku sejak tanggal pelantikan. Hanya saja, meski belum dilakukan pelantikan, namun Samsulbahri Spd,MM di SMK Negeri 2 Luwuk dan mulai melaksanakan tugas, dinilai aneh dan mencurigakan.
“Bagaimana ini? SMA 1 Luwuk saja sudah lama tidak ada kepsek, hanya Plt, kok SMK 1 yang baru saja meninggal Kepseknya sudah langsung ada SK definitip? Kami merasa ini sangat aneh,” kata sumber yang meminta namanya tidak disebutkan, dengan alasan masih sedang memertanyakan masalah ini kepada pihak BKD dan Diknas Banggai.(far)

About uman