Home » Banggai Laut » Ada Perusahaan Tolak BPJS
Ada Perusahaan Tolak BPJS
Balsam Sarikaya, SE

Ada Perusahaan Tolak BPJS

BANGGAI – Pengelolaan sistem jaminan kesehatan BPJS nampaknya belum sepenuhnya diterima dengan baik. Hal ini diakui kepala dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Sosial kabupaten Banggai Laut, Balsam Sarikaya, SE, beberapa waktu lalu.
Menurut dia, masih terdapat sejumlah perusahaan yang mempekerjakan banyak tenaga kerja di daerah ini yang belum menerapkan BPJS.
Sebagai contoh, perusahaan ikan milik Ferry yang terletak di seputar wilayah desa Tinakin Laut. Perusahaan yang mempekerjakan puluhan warga ini diduga belum mendaftarkan karyawannya sebagai anggota BPJS.
Dalam perbincangan ketika itu, Balsam menyatakan pihaknya telah berencana turun lapangan, mendata perusahaan-perusahaan yang ada sekaligus menggali gagasan dan saran terkait penerapan jaminan sosial dan kesehatan tenaga kerja.
“Terdapat dilema jika kita memaksakan penerapan BPJS ke perusahaan. Di satu sisi terdapat asumsi yang belum bagus tentang keberadaan model-model jaminan kesehatan yang pernah ada sebelumnya. Di sisi lain, aturan yang mengharuskan diterapkannya BPJS sudah diterbitkkan,” katanya.
Pernyataan ini mendapat klarifikasi langsung oleh Irwan, salah satu staf managemen Ferry. Irwan mengaku telah ada stigma yang melekat selama ini terhadap pelayanan jenis-jenis asuransi kesehatan yang dinilainya tidak maksimal.

“Pelayanannya rumit. Kita dituntut bayar premi terus, giliran karyawan kita butuh pelayanan sulit sekali kita mo urus,” tuturnya kesal.
Irwan bahkan sempat memberi statemen keras, jika Disnakertrans hendak memaksakan pemberlakuan BPJS di perusahaannya.
“Kalau dipaksakan kita harus masuk BPJS, lebih baik ditutup saja ini perusahaan,” tandasnya. (Sbt)

About uman