Home » Luwuk Utara-Timur » Calon Kades tak Boleh Terlibat Politik
Calon Kades tak Boleh  Terlibat Politik
Andi Nursyamsi

Calon Kades tak Boleh Terlibat Politik

“Sesuai aturan, Kades dilarang menjadi pengurus partai politik dan dilarang terlibat politik praktis,” Kutipan Kepala Bidang Pemberdayaan Desa,” BPMPD Kabupaten Banggai/ Andi Nur Syamsi.

LUWUK SELATAN-Sepertinya ini menjadi perhatian khusus bagi warga yang ingin mencalonkan diri sebagai Kepala Desa (Kades) pada pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak yang bakal dilaksanakan April mendatang. Pasalnya, calon Kades tidak boleh terlibat dalam kegiatan politik, karena otomatis akan gugur secara administrasi.
“Sesuai aturan, Kades dilarang menjadi pengurus partai politik dan dilarang terlibat politik praktis,” tutur Kepala Bidang (Kabid) Pemdes, Badan Pemberdayaan Masyarakat Pemerintahan Desa (BPMPD) Andi Nur Syamsy, Sabtu (12/3).
Ia mengaku, masih banyak lagi persyaratan yang wajib dipenuhi calon Kades, seperti memiliki standar pendidikan minimal lulusan Sekolah Menegah Pertama (SLTP) atau sederajat, memiliki umur maksimal 25 tahun dan pada saat mendaftar telah berstatus menikah, bertempat tinggal pada desa tempat mencalonkan paling kurang 1 tahun sebelum pendaftaran. “Kemudian calon tersebut tidak sedang menjalani hukuman,” tambahnya.
Andi menyatakan, jika tak ada halangan, Senin (14/3), kejelasan waktu tentang pelaksanaan Pilkades serentak akan dibahas di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). “Insya allah, Senin (hari ini,red) sudah diparipurnakan Raperda Pilkades, setelah itu kita akan susun Peraturan Bupati-nya,” terangnya.
Setelah itu, lanjut dia, pihaknya akan melakukan sosialisasi ke seluruh desa yang akan melaksanakan Pilkades. “Masalah panitia Pikades itu dibentuk oleh panitia desa,” terang jebolan STPDN itu. (ajy)

About uman