Home » Ekonomi » Pasar Simpong Semrawut, Disperindag Lepas Tangan
Pasar Simpong Semrawut,  Disperindag Lepas Tangan
Jalur untuk kendaraan terlihat sangat sempit ketika masuk di pasar Simpong, ini dikarenakan adanya pedagang yang berjualan dan parkir di badan jalan.

Pasar Simpong Semrawut, Disperindag Lepas Tangan

LUWUK—Pasar terbesar di Kota Luwuk, pasar Simpong,  masih saja terlihat semrawut. Dari waktu ke waktu kondisi pasar tersebut justru tidak membaik. Selain lapak pedagang yang kian menjamur di pinggir jalan dekat pantai, penataan parkir kendaraan juga masih jauh dari keteraturan. Kondisi ini tentu saja selalu dikeluhkan warga. “Hamaa, seng mo maso akan motor so susah,” ujar seorang warga kepada koran ini di pasar Simpong, belum lama ini.
Ia memasuki jalan dalam pasar seperti masuk perangkap, terus mendesak masuk kendaraan berlapis lapis di depan. Memutuskan balik keluar, kenderaan berjejer tak beraturan di belakang.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Banggai, Hasrin Karim, yang dikonfirmasi Luwuk Post, enggan disalahkan. Menurut dia, tanggungjawab pengelolaan pasar bukan hanya melekat pada dinas perindustrian dan perdagangan.“Di pasar itu ada beberapa instansi yang bertanggungjawab, Dinas Perumahan Tata Kota dan Tata Ruang, Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika, Badan Penanggulangan Bencana, serta Dinas Peternakan dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan,” kata kata mantan Kepala BPPKB itu.
Ia mengatakan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan hanya mengatur soal pedagang kaki lima, retribusi dan pengelolaan pasar. “Soal semrawut parkir itu menjadi tugas dari Dinas Perhubungan,” tambahnya.
Informasi yang dihimpun Luwuk Post, menyebutkan, pemerintah daerah telah menurunkan surat kepada KPUT Pasar Simpong untuk melakukan penertiban pedagang kaki lima di pasar Simpong. Namun entah mengapa penertiban terhadap lapak lapak yang tidak beraturan belum juga dilakukan.(ris)

About uman