Home » Politik » DPRD Warning Bipran
DPRD Warning Bipran
Muh Djufri R Diko

DPRD Warning Bipran

LUWUK—Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Banggai, Muh Djufri R Diko mewarning Bagian Adimistrasi Pembangunan (Bipran) Bappeda supaya jeli dalam merumuskan program dan kegiatan SKPD. Pasalnya, dalam melakukan reses sejumlah aleg terkecoh akibat ketidakjelasan pelaksanaan program pembangunan yang tercantum dalam dokumen laporan daftar kegiatan SKPD tahun anggaran 2015 dengan fakta dilapangan.
“Warning diberikan supaya Bipran jangan asal-asalan memasukan program atau kegiatan SKPD dalam dokumen,” tegas Djufri, Selasa (1/3).
Dijelaskan aleg asal Fraksi-PAN ini, salah satu program yang membuatsejumlah aleg gaduh adalah pembangunan sekolah melalui DAK (Dana Alokasi Khusus) pendidikan. Pada pembahasan anggaran tahun 2015 lalu penggunaan DAK dibatalkan akibat keterlambatan turunya juknis (petunjuk juknis).
“Juknis turun memasuki penghujung tahun 2015. Jadi timbul kekhawatiran jika dipaksakan pelaksanaan program akan menyebrang tahun, apalagi dalam juknis tidak dijelaskan terkait pelaksanaan program jika menyebrang tahun,” ungkap Djufri.
Menurut dia, faktor lain yang mempengaruhi pembatalan DAK akibat pelaksanaan program bertepatan menjelang pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2015 lalu.
“Persoalan ini bukan kali pertama, beberapa tahun lalu juga pernah terjadi. Harusnya pengalaman tahun sebelumnya menjadi evaluasi untuk perbaikan kinerja Bipran,” katanya.
Djufri menganggap, ketidaksingkronan antara data di dokumen dan fakta di lapangan ditengarai minimnya koordinasi Bipran dengan SKPD terkait. Karena itu Ia meminta sebelum mengeluarkan dokumen program Bipran terlebihdahulu berkoordinasi dengan SKPD.
“Jangan langsung main masukan data, sebab dokumen itulah yang menjadi acuan aleg dalam melakukan reses, Bipran harus jemput bola,” pungkasnya.(man)

About uman