Home » Banggai Laut » Ekspose Program Dinkes-KB Diapresiasi
Ekspose Program Dinkes-KB Diapresiasi
Sekkab Balut, Drs. Furqanudin Masulili, MM menyerahkan buku panduan berupa Petunjuk Operasional Pelaksanaan Program Kegiatan kepada perwakilan Puskesmas se-kabupaten Banggai Laut pada kegiatan Ekspose Program Dinkes.

Ekspose Program Dinkes-KB Diapresiasi

BANGGAI – Kegiatan ekspose program Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes-KB) kabupaten Banggai Laut, yang dilaksanakan Kamis (25/2) di gedung Labotan Sosodek mendapat apresiasi banyak pihak. Sejumlah pegiat kesehatan dan tokoh warga termasuk beberapa unsur Lembaga Swadaya Masyarakat setempat turut hadir membuat suasana pertemuan tersebut menjadi hidup dan memberikan banyak penyegaran.
Kadis Kes-KB, Ramli Nadjil, SKM.MM secara terbuka memaparkan berbagai program dan pencapaian yang telah dilakukan sejak tahun 2015 kemarin hingga rencana kerjanya untuk tahun 2016.
Ketua DPRD yang diwakili ketua Komisi I bidang Pemerintahan, Ali Bapiol menyambut baik kegiatan dimaksud yang menurutnya merupakan suatu langkah terobosan penyelengaraan sistem tata kelola pemerintahan yang transparan dan bertanggung jawab.
“Dengan kegiatan seperti ini, masyarakat termasuk para pemangku kepentingan menjadi lebih mengerti sejauh mana kebijakan Dinas bersangkutan dalam memenuhi tanggung jawabnya untuk melayani kebutuhan warga sesuai bidang tugas yang dipercayakan kepadanya,” terang Ali Bapiol.
Ketika memberi sambutan pada pembukaan kegiatan itu, Sekkab Balut, Drs. Furqanudin Masulili, MM mengatakan Kadis Kesehatan-KB telah selangkah lebih maju dibanding SKPD lain dalam menata instansi yang dipimpinnya.
“Ini harus diapresiasi dan SKPD lain saya kira perlu menjadikan ini sebagai pendorong motivasi yang baik dalam meningkatkan kinerja mereka,” tuturnya.
Seusai memberi penjelasan rinci seputar program-programnya, Ramli Nadjil berkenan membuka sesi tanya jawab kepada para audiens. Kesempatan ini kontan langsung dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para peserta yang nampaknya cukup antusias memberi masukan dan tinjauan kritis terkait berbagai kebijakan yang diipaparkannya.
Alwie Dg. Liwang, politisi Golkar yang saat ini mengomandani LSM LP2TRI Balut mengulang penegasan Sekkab terhadap kinerja positif yang telah dicapai Dinkes-KB. Meski begitu terdapat beberapa poin penting yang sempat diititipkannya kepada sang Kadis untuk lebih meningkatkan performa pelayanan kesehatan di daerah ini.
“Terkait tenaga medis, terus-terang kita masih banyak kekurangan terutama di kawasan terpencil dan daerah pesisiran. Hal ini lebih banyak disebabkan karena tenaga medis yang sebelumnya ditempatkan di daerah itu rata-rata tidak betah dan sering mengajukan permohonan pindah setelah bertugas beberapa waktu,” paparnya.
Menurut aktivis hukum ini salah satu  akar persoalan adalah sebagian besar tenaga medis yang ditempatkan adalah orang luar yang belum terbiasa dengan kondisi setempat.
“Untuk itu kami mengusulkan diadakannya pola rekruitmen baru yang lebih mengutamakan kader-kader kesehatan yang berdomisili di daerah ini. Bisa juga dibuat suatu program  bantuan pendidikan atau beasiswa khusus bagi pelajar kita yang hendak melanjutkan pendidikannya ke jurusan kesehatan,” tambah Alwie.
Di bidang pembangunan dan infrrastruktur, Alwie menilai usaha Dinkes-KB untuk pemenuhan fasilitas kesehatan sudah cukup merata bahkan dianggap berhasil mendekatkan pelayanan hingga ke pelosok-pelosok. Hanya saja, hal ini bagi dia menjadi sesuatu yang kontras jika dibandingkan dengan fasilitas gedung kantor Dinas Kesehatan-KB yang ditempati Ramli.
“Sepertinya pak Kadis ini terlalu serius menggenjot pembangunan fasilitas kesehatan dimana-mana sehingga seperti lupa menata kantornya sendiri,” ujarnya yang diamini peserta lain.
Atas usul ini, Ramli Nadjil mengaku telah memikirkannya namun untuk perencanaan pembangunan kantor dimaksud, pihaknya perlu berkoordinasi dahulu dengan Bupati atau Bappeda terkait Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW) Kabupaten ini.
“Harus disesuaikan dengan RTRW supaya penempatan lokasi kantor tidak salah-salah dan sesuai peruntukannya,” tukasnya. (Sbt)

About uman