Home » Luwuk Utara-Timur » Warga Malas Ambil Bantuan Kompor Gas
Warga Malas Ambil Bantuan Kompor Gas
Djamsuri Hadju

Warga Malas Ambil Bantuan Kompor Gas

LUWUK-Meski gratis, bantuan tabung gas elpiji oleh Pemerintah seakan tidak dihiraukan sebagian besar warga Kecamatan Luwuk Selatan.
Camat Luwuk Selatan Djamsuri Hadju mengakui, dari kuota 6000 bantuan tabung gas elpiji diwilayahnya, baru sekira 3000 yang disalurkan, buk0an karena pegawai kelurahan yang malas, tetapi warga yang enggan mengambilnya. “Kelurahan seakan menjadi beban, kerjanya terganggu karena bantuan tabung gas menumpuk diruangan,” tuturnya Kamis (21/1).
Ada pun beberapa kelurahan salah satunya Hanga-Hanga yang enggan memberikan bantuan gas elpiji kepada sejumlah masyarakat, bukan karena ada unsur negative, tetapi beradasarkan data yang diterima. “Kenapa ada warga yang minta kon tek di kasi, itu karena warga itu tidak ada nama,” tambahnya.
Olehnya, ia berharap adanya penegasan dari Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) akan fenomena ini, dimana memberikan leluasa kepada warga lain yang ingin memiliki tabung gas epiji jika saja nama yang dituju tidak mau mengambil. “Misalnya kalo ada warga yang tidak jemput itu bantuan, kon ada warga lain yang minta itu bagaimana solusinya,” terangnya.
Selain Distamben, Djamsuri juga meminta kerjasama dari kantor POS selaku pihak penyalur untuk melaporkan ke pusat jika saja ada bantuan tabung gas elpiji yang rusak.
Terpisah, Lurah Hanga-Hanga Permai Abd Rasyid Samsi mengaku sudah bekerja maksimal dalam menyalurkan bantuan tabung gas elpiji kepada masyarakat. “Malahan saya sudah sampaikan langsung lewat masjid-masjid,” tandasnya.
Menurutnya, dengan masih adanya sejumlah tabung gas elpiji, kondisi kantornya semakin sempit dan mengganggu pekerjaan setiap harinya. “Yang saya pusingkan kalau bantuan Raskin datang, mo taro dimana so tek ada tempat,” pungkasnya. (ajy)

About uman