Home » Metro Luwuk » Tak Bayar Pesangon Eks Karyawan
Tak Bayar Pesangon Eks Karyawan
Ahmad Dani

Tak Bayar Pesangon Eks Karyawan

LUWUK– Ternyata pembayaran pesangon eks tenaga kerja PT Multi Sejati Perkasa (MSP) Luwuk, Ahmad Dani dan Hamzah, tak diindahkan perusahan bongkar muat kontener pelabuhan itu. Kepastian ini dinyatakan Ahmad Dani saat dihubungi harian ini kemarin, Jumat (22/1).
Dani-sapaan akrab- pria berambut gondrong itu mengatakan, pembayaran pesangon yang telah direkomendasikan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Banggai, sudah jelas tidak akan diselesaikan perusahaan.
“Mereka (PT MSP-red) sudah tidak mau bayar. Alasannya, karena perjanjian kontrak kerja sebelumnya telah batal, karena masa berlakunya sudah habis,” ucap Dani.
Namun demikian, lanjut Dani, Disnaker pernah menyatakan meskipun batal demi hukum tapi harus tetap dibayar.
“Kendati batal karena hukum tapi harus keluar itu uang. Begitu juga kata atasannya paman istri saya yang di Kodim,” ungkapnya.
Sebelumnya, Kepala Disnakertrans, Usmar Mangantjo, sempat dibuat geram oleh perusahaan tersebut, lantaran tak mengindahkan surat rekomendasi penghitungan jumlah pesangon yang dikeluarkan pihaknya.
Puncak kemarahan Usmar memuncak, setelah perusahaan mengambil jalan pintas, mengesampingkan kesepakatan aturan yang dibuat secara bersama melalui mekanisme perundingan sebelumnya.
“Sesuai aturan, semestinya pembayarannya harus dilaporkan ke dinas. Tapi itu malah tidak. Bahkan dilakukan secara diam diam,” ucapnya dan menyebut PT MSP tak paham regulasi, beberapa waktu lalu.
Kembali pada PT MSP, sejauh ini pihak perusahaan ketika ingin dimintai konfirmasi harian ini kerap menghindari wartawan. Bahkan setiap kali ingin bertemu meminta tanggapan terkait persoalan tersebut, perusahaan tidak pernah mengiyakan.(ir)

About uman