Home » Berita Utama » Proyek Jalan Tak Sesuai RAB?
Proyek Jalan Tak Sesuai RAB?
Pekerjaan Peningkatan Jalan Duata Karya-Labotan senilai Rp 5,2 miliar di wilayah Kecamatan Masama.

Proyek Jalan Tak Sesuai RAB?

LUWUK—Sejumlah proyek jalan yang dikerjakan di wilayah Kabupaten Banggai diduga tidak sesuai RAB. Salah satu yang belakangan ini marak diberitakan media adalah kontraktor pelaksana proyek tidak menggunakan sejumlah peralatan termasuk AMP dalam pekerjaan jalan tersebut.
Padahal dalam kontrak, sebagaimana juga dalam persyaratan lelang, sudah dipersyaratkan sejumlah peralatan teknis tersebut. Diduga kuat, sejumlah proyek di daerah ini dikerjakan dengan penyimpangan yang terstruktur dan masif.
Hanya saja, indikasi tersebut dibantah keras oleh Kepala Dinas PU Kabupaten Banggai, Bambang Eka Sutedi. Menurut dia, memang sangat sulit mendapatkan kontraktor yang memiliki beberapa peralatan teknis tersebut, khususnya asphalt mixing plant (AMP). “Susah, rata-rata tidak punya itu,” katanya, Rabu (20/1).
Menurut dia, agar pekerjaan tetap jalan, maka secara teknis pihaknya membuat perubahan pekerjaan atau yang dikenal dengan CCO. “Itu kami sudah CCO, jadi tidak ada masalah,” katanya.
Sementara itu, beberapa proyek yang ditengarai melanggar baik teknis maupun kualitas pekerjaan seperti Peningkatan Jalan Dalam Kota Luwuk yang dikerjakan oleh PT. Mario Teknikatama Rp 1,9 miliar, proyek Peningkatan Jalan Balantak-Kiloma –Tongke senilai Rp2,7 miliar yang dikerjakan oleh PT. Antarnusa Karyatama Mandiri, pekerjaan Peningkatan Jalan Duata Karya-Labotan senilai Rp5,2 miliar dan sejumlah ruas jalan lain.
Khusus proyek Peningkatan Jalan Balantak-Kiloma –Tongke senilai Rp 2,7 miliar sebelumnya mendapat sorotan dari Ketua Komisi III DPRD Banggai, Syarifudin Tjatjo kala pembahasan APBD 2016 lalu. Menurut dia, ada indikasi tidak beres dibalik proyek itu. Pasalnya, saat lelang, proyek tersebut dipersyaratkan AMP, namun ketika sudah selesai lalang dan terbit kontrak, Dinas PU justru melakukan CCO atas pekerjaan tersebut, yang sudah tidak mempersyaratkan AMP. “Ini jelas ada indikasi rekayasa, ada apa?” katanya saat itu.(far)

About uman