Home » Luwuk Utara-Timur » Tenun Nambo Terancam Punah
Tenun Nambo Terancam Punah
Nurlina

Tenun Nambo Terancam Punah

LUWUK-Warisan budaya Tenun Nambo yang terdapat di Kecamatan Nambo terancam tidak berkelanjutan atau punah.
Pasalnya para pembuat tenun Nambo saat ini mulai berusia lanjut hingga sebentar lagi tidak akan mampu beraktifitas. “Saya khawatir dengan tenun Nambo masa depannya, karena umur pembuat rata-rata diatas 60 tahun, sedangkan yang masih muda tidak ada yang mau belajar membuat tenun,” tutur Kepala Bidang industri kimia, logam, mesin, sandang dan aneka kerajinan Disperindag Kabupaten Banggai Nurlina Senin (18/1).
Menurutnya pemerintah daerah tidak tinggal diam dengan warisan masyarakat kecamatan Nambo itu, dimana telah menyediakan alat penunjang seperti mesin dan pelatan tenun hingga cap yang menggambarkan kiri khas Banggai seperti burung Maleo dan lainnya, namun kembali lagi siapa yang mau kerja. “Usia muda lebih memilih yang praktis yakni cap, dan tidak mau lagi menggunakan lagi alat tradisional,” terangnya.
Ia pun meminta, Dinas Pariwisata tidak tinggal diam akan terancamnya masa depan pengrajin tenun Nambo karena di dinas yang dipegang oleh Isnaeni Larekeng itu ada bidang ekonomi kreatif dimana sudah ada anggarannya untuk para pengrajin. “Kita akan bangga kalau tenun Nambo ini bisa sampai dilihat masyarakat luas apalagi sampai ke tingkat Internasional,” tandasnya.
Nurlina berharap, para pemuda Kecamatan Nambo kembali bisa belajar mengoperasikan alat tenun. “Makanya sukur klo sampai saat ini masih bisa produksi tenun Nambo, saya berharap ini bisa berkelanjutan, karena tenun Nambo adalah salah satu warisan daerah yang perlu di lestarikan dan perlu ada regenerasi yang muda,” pungkasnya. (ajy)

About uman