Home » Berita Utama » Kejari Bakal Panggil Benyamin
Kejari Bakal Panggil Benyamin
Arifuddin Andi

Kejari Bakal Panggil Benyamin

LUWUK-Kejaksaan Negeri (Kejari) Luwuk bakal memanggil Plt Dirut PDAM Banggai, Benyamin Pongdatu. Rencana pemanggilan itu terkait adanya dugaan penyelewengan manajemen keuangan di internal PDAM seperti yang santer diberitakan sejumlah media massa belakangan ini.
“Kita lihat dulu, pelajari dulu bagaimana dan seperti apa. Tapi yang jelas, dalam waktu dekat kita akan lakukan pemanggilan,” kata Kasi Intel Kejari, Arifuddin Andi, Selasa (19/1).
Meski Arifuddin mengakui selama ini belum ada langkah kongkret terkait desakan seluruh masyarakat agar Benyamin segera diperiksa, namun dia memastikan permintaan atau desakan tersebut pasti akan dilakukan.
“Ya, memang selama ini belum ada.  Karena kita belum tau. Tapi, intinya kita lihat saja nanti,” singkatnya.
Sementara, Andi Zainuddin, mantan aktivis 86 itu, menilai pemerintah daerah dan wakil rakyat Banggai cuek dan diam. Padahal, permasalahan hajat hidup orang pada masalah kebutuhan air bersih sudah sangat meresahkan. “Masyarakat sudah risau, resah, mau mati gara gara kehabisan air bersih, pak Bupati dan DPRD-nya malah hanya diam dan duduk manis di kantor. Seakan akan  tidak ada solusi yang ditonjolkan pemerintah di daerah ini,” tegas Andi, Selasa (19/1).
Setidaknya, lanjut dia, Bupati Banggai, Sofhian Mile, langsung saja menunjuk pengganti Plt Dirut PDAM baru. Tak perlu harus menunggu surat pengunduran diri dari Benyamin. “Benyamin kan juga sudah pasrah untuk diganti. Jadi pak Bupati mau tunggu apa lagi,” celotehnya.
Ketidakberanian Bupati dan DPRD Banggai mencari pimpinan baru di PDAM Banggai, justru menjadi tamparan terhadap kinerja eksekutif dan legislatif Kabupaten Banggai selama ini. Ketika desakan publik tidak direaksi oleh pemerintah daerah dan DPRD, berarti, kata dia, selama ini ada aktor dibalik itu.
“Ya, kita masyarakat kecil justru patut mencurigai. Apalagi faktanya sudah seperti ini. Jangan jangan ada skenario yang memang sengaja dicipta oleh pemangku kebijakan daerah,” duganya.
Terpisah, Benyamin yang dikonfirmasi harian ini sebelumnya, justru tak banyak bicara. Benyamin hanya berprinsip menunggu keputusan dari Bupati Banggai.
“Kalau itu, biarlah nanti pak Bupati yang putuskan. Tapi intinya, siapapun yang jadi Direktur PDAM, selamanya tidak akan merubah krisis air di kota Luwuk. Karena ini bukan kesalahan pada menejemennya, tapi karena faktor alam. Jadi, kita jangan hanya pandai menyalahkan,” tutupnya singkat. (ir)

About uman