Home » Metro Luwuk » TPA Baru di Keles, Peran Lurah Lemah
TPA Baru di Keles, Peran Lurah Lemah
sangat disayangkan bukit Keles, Kelurahan Kaleke kini sudah dijadikan tempat pembuangan akhir sampah. Nampak, tumpukan sampah yang sudah menggunakan badan jalan.

TPA Baru di Keles, Peran Lurah Lemah

LUWUK-Kabupaten Banggai ingin meraih Adipura pada 2017 mendatang. Sementara, kesadaran masyarakat akan kebersihan masih diragukan. Terbukti, tempat pembuagan akhir (TPA) sampah yang seharusnya di Desa Buon Mandiri, kini beralih di Keles, Kelurahan Kaleke.
Masyarakat membuang sampah pada malam hari, karena dianggap sepi. Padahal, sebelumnya ada tanda larangan “Jangan Buang Sampah Disini”, tapi tidak diindahkan. Kondisi ini membuat warga yang berada di lokasi tersebut geram.
“Kami sudah buat tanda larangan, tapi dicabut. Trus, warga melakukan aksinya pada malam hari, disaat jalan sepi,” ujar seorang warga setempat Rusli, belum lama ini.
Sementara itu, pemerhati kebersihan Muhammad Zulkifli sangat menyayangkan kondisi itu. Ia justru mempertanyakan kinerja Lurah Kaleke, karena dianggap lemah. Seharusnya, pemerintah kelurahan lebih paiwai mengawasi lingkungannya. Apalagi, persoalan kebersihan. Dan ironosnya, lokasi tersebut layaknya TPA.
“Lurah tidak bisa mengawasi lingkungannya. Harusnya Lurah lebih proaktif, bukan membiarkan aktifitas warga buang sampah di Keles berjalan terus,” tandasnya.
Menurutnya, jika tidak bisa diantisipasi, maka TPA baru tersebut yang akan mengganjal niat Kabupaten Banggai untuk meraih kota Adipura 2017.
Panatauan Luwuk Post, Sabtu (16/1) satu unit hexavator sudah membersihkan tumpukan sampah yang menggunakan separuh badan jalan. Namun, tumpukan sampah belum juga dibersihkan. (awi)

About uman