Home » Berita Utama » Dikemanakan RKA Pilkada Banggai?
Dikemanakan RKA Pilkada Banggai?
Komisi Pemilihan Umum (KPu) Banggai kini diterpa isu tak sedap terkait penggunaan anggaran pilkada. Nampak, kantor KPUD Banggai.

Dikemanakan RKA Pilkada Banggai?

LUWUK—Pemanfaatan anggaran Pilkada Banggai tahun 2015 semakin tak jelas. Bahkan, format Rencana Kerja dan Anggaran (RAK) Pilkada Banggai tak berada di Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD) Kabupaten Banggai. Padahal, instansi tersebut adalah pihak yang telah menggelontorkan dana hibah untuk belanja penyelenggaraan Pilkada.
“RKA tidak ada, coba minta di KPU,” jawab Kepala Bidang Anggaran DPKAD Banggai, Sukriyadi Lalu saat ditanya wartawan, Kamis (14/1).
Format RKA sangatlah penting karena dalam dokumen tersebut berisi uraian tentang seluruh item belanja serta hal-hal yang berkonsekuensi terhadap anggaran Pilkada yang dikelola KPU. Penjelasan mengenai itu telah ditetapkan pada pasal 13 dan 14 dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 57 Tahun 2009 tentang perubahan atas Permendagri Nomor 44 Tahun 2007 tentang pedoman pengelolaan belanja Pilkada.
Adapun mengenai anggaran Pilkada, sejak beberapa waktu belakangan menuai sorotan publik terkait dugaan penyalahgunaan anggaran yang dikhawatirkan akan berdampak pada kerugian negara. Apalagi, dana hibah yang digelontorkan pemerintah kepada institut penyelenggara Pemilu itu lumayan besar yakni sekira Rp 26 miliar.
Sementara itu, saat ditanya apakah pengajuan dana hibah dapat dicairkan tanpa dokumen RKA? Sukriyadi juga tak memberikan jawaban tegas. “Saya masih di kota Palu, sebaiknya konfirmasi kepada pimpinan saya,” saran dia.
Terpisah, Ketua Tim Relawan paslon nomor urut 1 Smile Suka, Aryanto Hakim menegaskan, RKA memang perlu untuk mengungkap apakah benar ada penyalahgunaan anggaran Pilkada oleh KPU. “Ya benar itu, RKA memang penting. Nanti di cari dulu RKA nya baru kita lihat belanja KPU,” katanya singkat, Jumat (15/1).(man)

About uman