Home » Metro Luwuk » Tak Ada Jalur Khusus Untuk Mobil Tronton
Tak Ada Jalur Khusus Untuk Mobil Tronton
Mobil tronton yang selalu berlalu lalang melintasi jalur perkotaan. Kondisi ini sangat berbahaya bagi pengguna jalan, Rabu (13/1).

Tak Ada Jalur Khusus Untuk Mobil Tronton

LUWUK—Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatikan (Dishubkominfo) Kabupaten Banggai tak bisa berbuat banyak tentang membuat rancangan regulasi yang mengatur jalur mobil tronton yang ada di dalam kota Luwuk.
“Bagaimana kami mau buat regulasi, sementara tidak ada jalan alternatif untuk dilalaui mobil tronton,” ujar Kepala Seksi Perhubungan Darat dan Lalu Lintas, Uttu Mangkona, kemarin (13/1).
Ia mengakui, keberadaan mobil tronton sangat membahayakan pengguna jalan. Selain itu, jalan bakal rusak akibat berat mobil, belum lagi muatan mobil tersebut. “Kalau berat mobil dan muatan pasti berdampak buruk bagi jalan yang ada dalam kota,” jelas Uttu.
Sebelumnya, kepada wartawan koran ini, seorang pengguna jalan, Mohammad Ikbal menyatakan, harus ada regulasi yang mengatur tentang jalur mobil tronton. Kalau tidak, bahaya juga bagi pengguna jalan. Bahkan, trotoar saja mulai rusak.
Ia mengungkapkan, mobil konteiner sebaiknya melalui jalur khusus, jangan sampai bergabung dengan pengguna jalan lainnya.
“Kalau mobil konteniner lewat, trus konteiner jatuh. Waduh, bahaya itu. Apalagi yang muatannya sampai puluhan ton,” jelasnya.
Selain itu, lanjut Ikbal, trotoar yang baru dikerjakan di pertigaan tugu Maleo mulai rusak. Karena saat mobil konteiner berbelok harus berhati-hati. Sebab, banyak kendaraan berlalu lalang. Alhasil, ban belakang mobil menaiki trotoar. “Kalau mobil konteiner yang menaiki trotoar pasti rusak,” ungkap Ikbal.
Ia menambahkan, jika tidak bisa mobil konteiner memiliki jalur sendiri, minimal ada waktu yang ditentukan. “Pastinya, malam hari. Karena sudah sedikit kendaraan yang melintas,” tandasnya. (awi)

About uman