Home » Luwuk Utara-Timur » Kantor eks DPRD Tidak lagi Menakutkan
Kantor eks DPRD Tidak lagi Menakutkan
Bupati Banggai Sofhian Mile, Rabu (13/1) meninjau kantor baru Dinas PU yang kini telah menempati eks kantor DPRD baru. Nampak bupati saat bertemu dengan Kadis PU Bambang Eka Sutedi, Sekretaris Helena Padeatu dan sejumlah kepala bidang.

Kantor eks DPRD Tidak lagi Menakutkan

LUWUK-Selama beberapa tahun terakhir ini kantor DPRD baru selalu menjadi momok menakutkan dengan berbagai versi cerita, hal itu terjadi akibat kantor yang terletak di kawasan perkantoran Bukit Halimun tak digunakan. Kini momok menakutkan itu tak lagi ada, setelah kantor itu ditempati pegawai Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Banggai.
SKPD yang dipimpin Bambang Eka Sutedy ini resmi menempati kantor yang diresmikan Gubernur Sulteng HB Paliudju beberapa tahun lalu itu, Rabu (13/1).
Bupati Banggai Sofhian Mile pun menyempatkan waktunya meninjau langsung hari pertama seluruh pegawai SKPD itu di kantor barunya tersebut.
Saat bertandang, bupati meninjau seluruh ruangan mulai dari ruangan kepala bidang hingga staf dan berakhir di ruang Kepala Dinas PU Bambang Eka Sutedi.
Bupati Sofhian dalam kesempatan itu  mengingatkan agar pagawai Dinas PU lebih semangat lagi bekerja dengan kondisi kantor yang sudah memadai.
“Jangan fasilitas melimpah produktifitas rendah,” tuturnya.
Kepala Dinas PU Bambang Eka Sutedi kepada koran ini mengaku, kantor baru tentu ia dan bawahannya lebih leluasa lagi dalam bekerja setiap harinya. “Intinya untuk bisa mengatasi masalah, dari yang sebelumnya tidak punya kantor,” terangnya.
Dikatakan, kedatangan bupati untuk memastikan apakah layak atau tidak kantor eks DPRD itu ditempati oleh sekira 200 pegawai.
“Beliau memastikan gedung ini, ternyata cukup karena dinas PU memikiki 5 bidang dan 206 pegawai,” tandasnya.
Terkait masalah keamanan mengingat lokasi tersebut rawan tindak kriminal, Bambang mengaku telah menugaskan setiap bidang untuk jaga malam setiap hari serta melibatkan beberapa warga sekitar.
“Itu akan terus dilakukan sambil menunggu adanya pagar permanen,” pungkasnya. (ajy)

About uman