Home » Berita Utama » Sidang MK Dimulai
Sidang MK Dimulai
Hakim konstitusi panel tiga yang diketuai Patrialis Akbar saat sidang perdana PHP Pilkada Banggai, Senin (11/1).

Sidang MK Dimulai

LUWUK—Mahkamah Konstitusi (MK) akhirnya menggelar sidang pendahuluan atas permohonan Perselisihan Hasil Pemilihan (PHP) pilkada Kabupaten Banggai yang diajukan pemohon paslon nomor urut 1 Smile Suka dan paslon nomor 2 Mutiara, Senin (11/1).
Bertempat di lantai dua gedung MK sekira pukul 08.30 Wita, sidang pendahuluan yang dipimpin hakim Fatrias Akbar, ditandai dengan pembacaan materi permohonan pemohon.
Informasi yang dihimpun dalam pembacaan permohonan PHP, Smile Suka dan Mutiara diberi waktu selama 30 menit. Selain paslon pemohon, sidang tersebut dihadiri oleh paslon nomor urut 3 (Win Star), Komisioner KPU serta Panwasli Banggai selaku tergugat.
Tim Advokasi Smile Suka, Endy Biaro saat dihubungi menyampaikan pada pembacaan permohonan kuasa hukum paslon nomor urut 2 mengajukan bukti-bukti dugaan pelanggaran Pilkada Banggai. Terutama mengenai dugaan praktek money politics yang dilakukan paslon nomor urut 3 selaku peraih suara terbanyak.
Sementara kuasa hukum Smile Suka, Andy Syafrani dan Fadli Nasution fokus pada rusaknya sistem dan prosedur penyelenggaraan Pilkada Banggai Banggai dengan berbagai temuan faktual,  yakni sebanyak 57 item bukti lapangan.
“Alur pembuktian diantaranya, dugaan percetakan DPT ilegal oleh staf KPU.  KPU sengaja menghalangi saksi Smile Suka untuk membuka data otentik C1 saat pleno rakapitulasi yang pelaksanaannya juga dianggap tidak fokus karena dibagi dalam 2 panel,” papar Endy Senin (11/1).
Selain itu, sambung dia, KPU sengaja memberi informasi palsu yang merugikan Smile Suka, ditambah terjadinya kekacauan saat pelaksanaan voting day seperti keterlambatan logistik, mobilisasi pemilih, pemilih ganda serta penggelembungan suara. Fenomena itu, kata Endi, menunjukkan betapa rusaknya sistem demokrasi di Kabupaten Banggai serta kuatnya indikasi upaya yang dilakukan penyelenggara untuk memenangkan Win-Star.
“Pasca sidang kuasa hukum Smile Suka menegaskan kepada hakim MK agar membuka mata atas fakta-fakta kecurangan Pilkada Banggai. Ini baru terjadi di Banggai, DPT liar dicetak, dibagi dan digunakan saat pencoblosan di TPS,” ungkap Endy mengutip pernyataan kuasa hukum Smile Suka.
Jika permohonan PHP Smile Suka diterima MK maka imbuh Endy, hal itu menjadi kemenangan rakyat Banggai. Sebab, pada pelaksanaan Pilkada serentak 9 Desember 2015 silam telah terjadi manipulasi dan kecurangan luar biasa.
Sementara itu, salah seorang sumber hukum dalam internal tim paslon Mutiara menyatakan, dengan berakhirnya pembacaan permohonan PHP maka jelas terbantahkan rumor terkait keikutsertaan Mutiara pada sidang pendahuluan.
“Insya Allah ini menjadi tanda positif akan diterimanya permohonan Mutiara oleh MK,” ungkap sumber tepercaya yang menolak namanya dikorankan itu. Tak hanya dugaan money politics oleh paslon nomor urut 3, melalui kuasa hukum Mutiara juga membacakan permohonan terkait sistem penyelenggaran Pilkada oleh KPU Banggai yang dianggap amburadul.
“Dengan demikian kami tinggal menunggu sidang berikutnya untuk mendengar apa jawaban dari pihak tergugat,” kata dia.
Terpisah, saat dihubungi, Juru bicara Win Star Ismail Indek menegaskan, pihaknya siap melakukan pembelaan dengan menjawab seluruh perkara yang menyeret nama Win Star saat sidang MK selanjutnya yang akan digelar, Kamis 14 Januari mendatang.
“Pada dasarnya kami siap menjawab segala bentuk pertanyaan atas permohonan PHP pemohon. Kami punya dokumen valid kok, kami juga telah mengantongi sejumlah bukti kuat plus bantuan 28 pengacara handal,” tegas Ismail, Senin (11/1).
Bagi Ismail, permohonan PHP kedua paslon tersebut adalah hal yang biasa dan merupakan fenomena pasca pilkada. Lagipula, lanjut Ismail, belum tentu apa yang dibacakan Smile Suka dan Mutiara dapat dibuktikan. “Win Star masih dalam posisi enjoy. Kami menganggap segala bentuk tuduhan yang dialamatkan kepada Win Star bisa kami mentahkan.  Toh kedepan MK yang akan menjawab itu. Yang pasti Win Star akan tetap tampil sebagai paslon pemenang Pilkada Banggai,” pungkasnya optimistis.
Mengenai sidang pendahuluan Senin kemarin, Ismail menambahkan, usai pembacaan permohonan PHP hakim MK menyatakan, berkas permohonan beserta bukti masih akan diverifikasi. Sedangkan jawaban tergugat (KPU, Panwasli dan Win Star red) akan disampaikan melalui sidang berikutnya  pada tanggal 14 Januari nanti.(man)

About uman