Home » Berita Utama » Yulius Tegaskan Longki’s Legowo
Yulius Tegaskan Longki’s Legowo
Yulius Tipa

Yulius Tegaskan Longki’s Legowo

LUWUK—Sekretaris DPC Partai Gerindra Banggai, Yulius Tipa menegaskan, pemerintah provinsi (pemprov) Sulteng dibawah kepemimpin Longki Djanggola dan Sudarto (Longki’s) legowo melepas enam kabupaten yang masuk dalam wilayah cakupan Daerah Otonomi Baru provinsi Sulawesi Timur (DOB Sultim).
Ke enam daerah tersebut adalah kabupaten Banggai, Tojo Una-una, Morowali, Morowali Utara, Banggai Laut dan Banggai Kepulauan.
Hal tersebut diungkapkannya menanggapi pernyataan akademisi Universitas Muhammadiyah Luwuk (UML) yang menilai Pemprov dan DPRD Sulteng tidak ikhlas melepas Sultim.
“Untuk Pemprov Sulteng sudah tidak ada lagi persoalan mengenai Sultim, kan sudah jelas penegasan Longki’s yang serius dan ingin merealisasikan apa yang menjadi cita-cita rakyat Sultim. Saat ini tahapan mengenai itu telah masuk ke meja DPRD Sulteng, jadi tinggal bagaimana perjuangan para wakil rakyat,” tegas Yulius, Sabtu (9/1).
Mengenai isu Sultim hanya menjadi jualan oleh komunitas politik pada pelaksanaan Pilkada serentak tahun ini dimentahkan kader partai berlambang kepala burung garuda ini. Ditegaskan, apa yang disampaikan dalam setiap kampanye Longki’s adalah kesungguhan yang telah dibuktikan dengan perjuangan nyata. Buktinya, lanjut dia, segala bentuk poin persetujuan terkait dokumen Sultim telah diteken Longki’s selaku pemerintah.  “Memang poin persetujuan tersebut sebelumnya (tahun 2011,red) telah dikeluarkan oleh Ketua DPRD Sulteng, Aminudin Ponulele, tapi kan gubernur telah menyetujui itu. Jadi sekarang tinggal bagaimana sikap DPRD apakah mereka setuju atau tidak. Kalau toh kedepan tak ada kejelasan sebaiknya bersama-sama kita (rakyat Sultim,red) pressure dewan supaya mau merealisasikannya,” saran dia.
Kepengurusan Partai Gerindra yang berada dalam wilayah cakupan Sultim, sambung dia, siap melakukan itu. Tinggal bagaimana rakyat Sultim bersatu untuk memperjuangkan apa yang menjadi cita-cita bersama.(man)

About uman