Home » Banggai Laut » Pemanfaatan Dana Desa Kaukes Mencurigakan
Pemanfaatan Dana Desa Kaukes Mencurigakan
Tidak puas dengan kebijakan Plt. Kades, sejumlah warga desa Kaukes menuntut penjelasan terbuka pemerintah Desa dan Kecamatan atas pemanfaatan Dana Desa yang telah dicairkan. Nampak Camat Bokan Kepulauan, Mislan Rasyid sedang memberi penjelasan.

Pemanfaatan Dana Desa Kaukes Mencurigakan

BANGGAI – Program pemberdayaan Desa berupa penggelontoran sejumlah besar anggaran baik yang bersumber dari APBN  maupun APBD kabupaten Banggai Laut menimbulkan kegaduhan. Selain aspek positif terkait harapan kesejahteraan warga dan aparatnya, derasnya arus uang yang masuk ke kas desa menyebabkan beberapa Kepala Desa gamang.
Seperti yang terjadi di desa Kaukes, wilayah kecamatan Bokan Kepulauan. Belum lama ini, warga yang diprakarsai kalangan Badan Permusyawaratan desa (BPD) setempat melakukan protes terhadap kebijakan Lahamidu Labau plt. Kades Kaukes yang dinilai tidak transparan dan mencurigakan.
Tidak tanggung-tanggung warga mendesak diadakan rapat terbuka dengan menghadirkan Camat Bokan Kepulauan, Mislan Rasyid,SH. sebagai atasan langsung dan penanggung jawab wilayah.
Informasi yang berhasil dihimpun media ini menyebutkan bahwa dalam pertanggung jawaban pencairan Dana Desa tahap satu untuk desa Kaukes yakni sejumlah Rp. 118.880.100 terdapat sejumlah item pembiayaan yang ternyata tidak dilaksanakan di lapangan. Bahkan honorarium petugas termasuk Kepala Dusun, Kaur dan BPD setempat yang tertera dalam Dokumen Rincian Kegiatan (DRK) tidak dibayarkan.
Wakil ketua BPD Kaukes, Pery Yukulan dan Sekretarisnya, Suaib menerangkan bahwa berdasarkan DRK yang dipegang mereka, tercantum pembayaran honor empat kepala dusun padahal fakta yang ada, desa Kaukes hanya memiliki dua Dusun.
“Itupun, honor untuk dua Kadus tersebut tidak juga mereka terima,” tegas Pery.
Plt Kades, Lahamidu Labau yang nampak terdesak atas pertanyaan warganya tidak memberikan komentar. Menurut Pery, sang Kades hanya menyerahkan Dokumen APBDes dan menyatakan semua anggaran yang ada dikendalikan oleh Kecamatan.
Hingga berita ini diturunkan, camat Bokan Kepulauan, Mislan Rasyid, SH belum berhasil dikonfirmasi. Wakil ketua BPD Kaukes, Pery Yukulan mengaku berencana menghadap Kepala BPMP-PD, Dr. Gede Haryono dan lembaga DPRD Banggai Laut untuk mengadukan halnya.
“Ini harus ditindak lanjuti, sebelum lebih banyak lagi anggaran yang dikucurkan,” pintanya. (Sbt)

About uman