Home » Luwuk Utara-Timur » Lurah Jole Bantah Lakukan Diskriminatif
Lurah Jole Bantah Lakukan Diskriminatif
Yudi Sudarta

Lurah Jole Bantah Lakukan Diskriminatif

“Harus diketahui  masyarakat yang tinggal di tempat itu tidak punya alas hak, olehnya yang kami ganti rugi hanya dana kerohiman atau ganti rugi bangunan saja,”(YUDI SUDARTA)

LUWUK-Lurah Jole Yudi Sudarta membantah keras tudingan melakaukan diskriminatif dalam menertibkan warga yang tinggal di bantaran sungai Jole. Menurutnya, apa yang dilakukannya beserta staf merupakan perintah dari atasan, bukan diputuskan sendiri-sendiri. “Itu pemerintah, kami dari kelurahan hanya memfasilitasi,” tuturnya Jumat (8/1). Penertiban yang dilakukan pihak kelurahan merupakan program tahap kedua. Dalam tahap tersebut terdapat 17 pemilik rumah yang diminta untuk segera mengosongkan bantaran sungai.
“Namun di kelurahan Jole hanya 4 rumah saja, sementara sisanya di kelurahan Simpong. Mengenai rumah kos-kosan kenapa tidak sampai kena. Pihak kelurahan tidak mengetahui mekanismenya, karena merupakan desain dari tata ruang,” tambahnya.
Yudi pun mengaku, 4 warga yang tinggal di bantaran sungai Jole, seharusnya tidak melawan atau mengeluarkan kata-kata tidak pantas kepada dirinya, karena tempat itu memang hak milik pemerintah. “Harus diketahui, masyarakat yang tinggal di tempat itu tidak punya alas hak, olehnya yang kami ganti rugi hanya dana kerohiman atau ganti rugi bangunan saja, karena itu tanah Pemda yang merupakan endapan,” tandasnya.
Terkait permintaan warga agar mereka tidak dipindahkan. Yudi tidak bisa memutuskan, karena saat dipindahkan ke 4 warga itu telah diberikan uang ganti rugi.
“Nanti dorang yang cari karena tempat tinggal mereka tidak bisa digeser karena tidak ada lokasi lagi,” jelasnya.
Dan masalah uang ganti rugi yang telah dipotong, mantan Lurah Batui ini juga tidak tahu, karena kemungkinan dari lurah Jole yang sebelumnya. “Masalah uang ganti rugi yang dipotong, itu saya tidak tahu menahu,” pungkasnya. (ajy)

About uman