Home » Berita Utama » Panwaslih dan KPU Dilapor ke DKPP
Panwaslih dan KPU Dilapor ke DKPP
Abd. UKAS

Panwaslih dan KPU Dilapor ke DKPP

LUWUK-Kinerja Panitia Pengawas Pemilihan (panwaslih) Kabupaten Banggai yang tak maksimal menjalankan tugasnya selama proses pelaksanaan pilkada hingga voting day 9 Desember 2015 lalu bakal berbuntut panjang. Tiga komisioner Panwaslih  dipastikan berurusan dengan Dewan Kehormatan Penyelenggaran Pemilu (DKPP).
Ketua Tim Hukum Pasangan Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Nomor Urut Dua Ma’mun Amir dan Batia Sisilia Hadjar (Mutiara), Abdul Ukas menegaskan, pihaknya akan melaporkan Panwaslih Banggai ke DKPP terkait sejumlah pelanggaran saat proses pelaksanaan pilkada yang tak ditindaklanjuti.  Mulai dari indikasi pengelembungan suara yang terjadi saat voting day 9 Desember 2015 lalu, dugaan politik uang yang terjadi di Desa Dondo Soboli, kasus di TPS 9 dan 10 adalah rangkaian masalah yang hingga kini tak jelas penyelesaiannya.
“Kami sudah siapkan bukti konkret, besok (hari ini,red) kami akan menyampaikan laporan ke DKPP,” ungkap Ukas saat dihubungi berada di Jakarta, Rabu (6/1).
Selain menyampaikan laporan terkait kinerja Panwaslih, tim hukum Mutiara juga melaporkan Komisi Pemilihan Umum (KPU)  Banggai ke DKPP. KPU dilaporkan terkait indikasi terjadi penambahan wajib pilih yang tidak sesuai penetapan pleno DPT pada bulan Oktober 2015 lalu. “Laporannnya sudah masuk tanggal 5 Januari 2016. Inti  laporan kami adanya indikasi pengelembungan suara. Hal itu dibuktikan dengan copian DPT yang terbit pada 6 Desember 2015,” tuturnya. (bd)

About uman