Home » Politik » Mustar Pastikan Demokrat Tak Tinggal Diam
Mustar Pastikan Demokrat Tak Tinggal Diam
Mustar Labolo

Mustar Pastikan Demokrat Tak Tinggal Diam

LUWUK—Calon wakil bupati Banggai nomor urut tiga, Mustar Labolo memastikan DPP Partai Demokrat tak akan tinggal diam menyikapi gugatan Perselisihan Hasil Pemilihan (PHP) yang diajukan pemohon paslon nomor urut 1 dan 2 ke Mahkamah Konstitusi (MK).
“Tim pengacara dari DPP Partai Demokrat dan PDIP (koalisi parpol pengusung pasangan Herwin Yatim-Mustar Labolo,red) telah siap memback up peradilan di MK,” tegas Mustar, Rabu (6/1).
Terkait itu, apakah bentuk kekhawatiran diakomodirnya permohonan paslon rivalitas? Tidak, jawab Mustar. Meski ke dua paslon pengguggat telah menerima nomor register namun, menurut dia, itu hanyalah bagian dari prosedur beracara untuk diprosesnya dokumen permohonan pada tahap selanjutnya.
“Kabar soal nomor registrasi Mutiara kan masih katanya, katanya dan katatanya. Kalaupun memang sudah diregistrasi yah kita tunggu saja penyampaian resmi MK tanggal 7 Januari mendatang,” ungkap penggawa partai berlambang bintang mercy itu.
Mengenai diterima atau ditolaknya gugatan pemohon, Mustar menyampaikan, itu akan diketahui pada tanggal 11 Januari. Ditanggal tersebut MK akan menggelar prasidang dimana akan dilihat dan diverifikasi apakah permohonan atau gugatan dapat dilanjutkan persidangannya atau malah gugur yang hasilnya akan disampaikan tanggal 18 Januari mendatang.
“Tapi keyakinan kami dalam menyelesaikan sengketa PHP MK akan tetap merujuk pada peraturan per Undang-undangan Nomor 8 tahun 2015 tentang Pilkada. Dan demi kepastian hukum lembaga peradilan tak akan tunduk pada opini, persepsi atau tekanan semata dari pihak manapun, sekali lagi ini demi kepastian hukum,” tekan dia.
Namun, jika keyakinan itu meleset dengan diterimanya gugatan Smile-Suka atau Mutiara, Win-Star lanjut dia, tentu tak akan tinggal diam. Untuk mencegah kemungkinan tersebut pihaknya telah menyiapkan lowyer handal asal Jakarta beserta bukti konkret untuk menjawab segala bentuk pertanyaan di MK.
“Sebenarnya yang menjadi inti PHPU adalah perselisihan hasil pemilu karena gugatan paslon ditujukan kepada KPU (Komisi Pemilihan Umum), jadi KPU lah yang akan memberikan jawaban saat persidangan jika diminta oleh hakim MK,” katanya.
Sebab, mayoritas isi perkara pemohon berkaitan soal tahapan, tekhnis penyelenggaraan Pilkada serta dugaan pelanggaraan yg dilakukan secara terstruktursistematis dan masif. Sementara untuk hasil perhitungan suara semua formulir C1 telah ditandatangani oleh semua saksi paslon peserta Pilkada Banggai tahun 2015 dari masing-masing TPS (Tempat Pemungutan Suara).
“Itu yang kemudian menguatkan keyakinan kami bahwa gugatan mereka akan ditolak. Jika itu terbukti maka KPU kabupaten Banggai akan langsung kembali ke daerah untuk melanjutkan tahapan, jadwal atau program Pilkada dengan menetapkan Win-Star sebagai paslon terpilih periode 2016-2021,” pungkas Mustar.(man)

About uman