Home » Ekonomi » Harga Sembako Tak Bergerak
Harga Sembako Tak Bergerak
Sejumlah harga Sembako di pasar Simpong tidak mengalami perubahan pasca turunnya harga BBM. Khusus harga bawang merah justru naik. Nampak seorang pedagang bawang merah di pasar Simpong Rabu (6/1).

Harga Sembako Tak Bergerak

LUWUK– Walau sejak tanggal 5 Januari kemarin, harga Bahan Bakar Minyak (BBM) sudah turun dari sebelumnya Rp 7.300 menjadi Rp 6.950 per liter, namun kondisi tersebut tidak berdampak pada harga Sembilan Bahan Pokok (Sembako) yang dijual di pasar Simpong Luwuk.
Seperti yang diungkap salah seorang pedagang, Yuni, yang ditemui Rabu (6/1) kemarin. Kata dia, harga tomat, cabe dan bawang putih, masih tetap sama seperti minggu-minggu sebelumnya. Namun untuk harga bawang merah, saat ini mulai mengalami kenaikan.
“Kalau Tomat Rp 16 ribu per kilogram, kalau rica Rp 75 ribu 1 kg, bawang putih Rp 35 ribu satu liter sedangkan bawang merah Rp 28 Ribu 1 liter, “ tuturnya Rabu (6/1).
Ia mengaku, harga yang ada saat ini memang lebih mahal jika dibandingkan dengan posisi harga sebelum tahun baru. Harga itulah yang hingga saat ini masih etap bertahan.
Ia mengaku, rempah yang dijualnya itu, berasal dari berbagai tempat di Kabupaten Banggai, yakni dari Kecamatan Toili, Desa Salodik dan Kecamamatan Balantak.
Sementara itu, khusus pedagang sembako juga mengakui hingga saat ini tidak terjadi penurunan harga meski terjadi penurunan harga BBM.
Pak Iton, pedagang lainnya di pasar Simpong yang ditemui kemarin, mengaku harga Sembako yang dijualnya tidak mengalami perubahan sejak beberapa minggu lalu.
“Sejak natal sembako naik karena permintaan banyak dan sampai sekarang belum turun,” tutur pria yang mengaku mengambil sebagian Sembako itu dari Surabaya.
Sementara itu, pantauan yang dilakukan Luwuk Post, Rabu (6/1) kemarin, khusus harga minyak goreng masih dijual Rp 18 ribu sejak awal tahun baru. Sedangkan harga beras juga masih berkisar Rp 450 ribu hingga Rp460 ribu per karung. Untuk harga telur juga masih dijual dengan Rp 48 ribu per rak.
Seorang pedagang sembako di Pasar Simpong, Wa Hana saat dikonfirmasi menyatakan stok sembako masih relatif normal. Itulah yang membuat harga jual tidak mengalami pergerakan. “Kalaupun naik, biasanya karena stok sembako sedikit, sementara permintaan banyak,” ungkapnya. (ajy/tr-37)

About uman