Home » Politik » Keterlambatan Dokumen Anggaran Kesalahan Eksekutif
Keterlambatan Dokumen Anggaran Kesalahan Eksekutif
Sarifudin Tjatjo

Keterlambatan Dokumen Anggaran Kesalahan Eksekutif

LUWUK— Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Banggai, Syarifudin Tjatjo sepertinya tidak mau menerima penilaian buruk terhadap keterlambatan DPRD dalam membahas APBD 2016. Pasalnya kata dia, keterlambatan ini bukan berasal dari lembaga DPRD, melainkan keterlambatan yang dilakukan oleh pihak eksekutif.
Menurut dia, pihaknya sudah berusaha meminta dokumen tersebut kepada eksekutif dan berulang-ulang. Haya saja, sampai kemarin, dokumen itu belum juga diberikan.
“Ini bukan salah kami di dewan, kami sudah cukup berusaha meminta kepada eksekutif, namun mereka belum siap. Dokumennya belum ada, karena masih harus di input dari semua SKPD,” katanya.
Sementara itu, informasi lain yang diterima koran ini dari berbagai sumber menyebutkan, penyusunan RKA SKPD dan penyusunan menuju R APBD, mengalami hambatan karena terjadi berbagai kepentingan di internal Tim Anggaran Pemerintah Daerah (tAPD).
Akibatnya, alasan belum adanya input SKPD menjadi satu-satunya alasan yang disampaikan sehingga belum tersusunnya dokumen R-APBD. Pasalnya, yang dilakukan oleh TAPD sebenarnya hanyalah melakukan perbaikan pagu anggaran SKPD karena harus disesuaikan dengan kenaikan total APBD dari Rp1,3 triliun menjadi Rp1,7 triliun.
“Sebenarnya penyusunan itu tidak akan lama, karena hanya pembenahan pagu saja, dicocokan dengan SKPD. Kenapa jadi lama seperti ini, karena sudah banyak kepentingan disana,” tutur sumber koran ini. (far)

About uman