Home » Politik » Win-Star Tak Gentar dengan Gugatan
Win-Star Tak Gentar dengan Gugatan
Ismail Indek

Win-Star Tak Gentar dengan Gugatan

LUWUK—Dilayangkannya permohonan Perselisihan Hasil Pemilihan (PHP) dengan berbagai alasan kepada Mahkamah Konstitusi (MK) oleh paslon nomor urut 1 dan 2 tak membuat tim pemenangan pasangan Herwin Yatim dan Mustar Labolo (Win-Star) gentar. Juru bicara Win-Star, Ismail Indek menegaskan, segala bentuk gugatan entah itu ditujukan terhadap penyelenggara atau paslon peraih suara terbanyak tak akan menganulir kemenangan Win-Star di Pilkada Banggai tahun ini.
“Kami menghargai langkah yang dilakukan paslon lain, memang seperti itu jalur hukum yang harus ditempuh. Tapi bukan berarti kami tinggal diam, Win-Star tak gentar akan hal itu. Tim advokasi Win-Star telah menyiapkan berbagai dokumen untuk menepis tudingan jika kemudian diundang MK,” tegas Ismail, Selasa (22/12).
Diakuinya, permohonan PHP paslon nomor urut 1 dan 2 telah berada di meja MK namun, itu dianggap baru sebatas tahap registrasi. Soal permohonan Smile-Suka yang kemudian berdampak terhadap ditundanya pleno penetapan calon terpilih, menurut Ismail, hal tersebut merupakan rekomendasi MK yang tak harus ditaati.
“Tapi kondisi itu belum bisa dibilang keberhasilan perkara Smile-Suka yang dikabulkan MK. Masih ada beberapa tahapan lagi yang harus dilalui, lagipula dalam memutuskan suatu perkara MK tidak melakukannya secara buta-buta. Apalagi kemenangan Win-Star diraih berdasarkan prosedur tanpa mencederai demokrasi,” kata Ismail yang juga Liaison Officer (LO) Win-Star ini.
Lebih lanjut jelas dia, mengenai permohonan yang diajukan paslon ditujukan kepada lembaga penyelenggara karena berkaitan dengan administrasi pelaksanaan Pilkada. Adapun terdapat perkara yang dialamatkan kepada Win-Star, Ismail menilai, itu hanyalah dugaan yang tak jelas dasar dan buktinya.
“Makanya kami juga menyiapkan dokumen untuk menyerang balik dengan cara menepis dugaan dan membuktikan bahwa kemenangan Win-Star adalah murni tanpa indikasi pelanggaran fatal apapun,” tuturnya.
Sebab, lanjut dia, internal kubu Win-Star merasa tak pernah melakukan tindakan seperti apa yang disangka selama ini. Sebagai paslon peraih suara terbanyak, wajar menurut dia, rivalitas mencari cela pelanggaran sekecil apapun yang dilakukan Win-Star untuk menjadi bahan aduan ke MK.
Meski begitu, pihaknya berkeyakinan, posisi Win-Star akan tetap hingga ditetapkannya calon terpilih dan dilantik sebagai bupati dan wakil bupati Banggai terpilih periode 2016-2021.(man)

About uman