Home » Berita Utama » MK Terima Gugatan Smile-Suka
MK Terima Gugatan Smile-Suka
Irman D Budahu

MK Terima Gugatan Smile-Suka

LUWUK – Permohonan Perselisihan Hasil Pilkada (PHP) ke Mahkamah Konstitusi (MK) yang diajukan pasangan calon Sofhian Mile dan Sukri Djalumang (Smile-Suka) diterima. Meski belum membuahkan keputusan resmi, setidaknya permohonan perkara oleh paslon nomor urut 1 itu berhasil menganulir pleno penetapan calon terpilih yang seharusnya telah dilaksanakan pada tanggal 21 dan 22 Desember.
Hal itu sempat disentil oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) kabupaten Banggai, Irman D Budahu ditengah berlangsungnya hearing Forum Rakyat Mengguggat (Format) di kantor DPRD, Selasa (22/12). Usai hearing, Irman yang dimintai ketegasannya menolak berkomentar panjang lebar. Ia hanya memperlihatkan bukti surat MK nomor 120/PAN.MK/12/2015 perihal keterangan perkara PHP tertanggal 21 Desember.
Mengacu dari pada itu, KPU Banggai kemudian mengeluarkan surat nomor 419/KPU-KAB-BGI-024/XII/2015 perihal penundaan penetapan calon terpilih bupati dan wakil bupati Banggai tahun 2015 tertanggal 22 Desember.
Pada poin pertama surat tersebut tertulis, KPU Banggai merupakan salah satu termohon perkara PHP yang diajukan oleh pemohon Sofhian Mile dan Sukri Djalumang pada tanggal 20 Desember pukul 14.30 Wib dengan nomor 69/PAN/PHP-BUP/2015.
Itu yang kemudian menjadi dasar KPU Banggai memutuskan menunda pleno penetapan calon terpilih yang seharusnya dilaksanakan pada  21 sampai 22 Desember menunggu putusan MK.
Bagaimana perkembangan tindaklanjut penanganan perkara di MK? “Saya belum dapat informasi, dan itu memang bukan menjadi wewenang KPU,” tegas Irman, Selasa kemarin.
Diketahui waktu dan mekanisme permohonan perselisihan diatur sesuai dengan ketentuan pada pasal 157 ayat (5) Undang-undang nomor 8 tentang perubahan atas Undang-undang nomor 1 tentang Pemilihan Kepala Daerah yakni, peserta pemilihan mengajukan permohonan kepada MK paling lama 3×24  jam sejak diumumkannya penetepan perolehan suara.(man)

About uman