Home » Politik » Panwasli Mentahkan Sejumlah Laporan
Panwasli Mentahkan Sejumlah Laporan
Boby Dayanun

Panwasli Mentahkan Sejumlah Laporan

LUWUK—Panwasli kabupaten Banggai mentahkan sejumlah laporan dugaan pelanggaran yang masuk pasca voting day Pilkada 9 Desember lalu. Itu karena tidak terpenuhinya syarat formil dan materil laporan setelah dilakukan pengkajian.
Komisioner Divisi Penanganan Pelanggaran Panwasli Banggai, Boby Dayanun mengatakan, beberapa poin yang tidak terpenuhi terkait syarat formil diantaranya, pihak yang berhak melapor, waktu pelaporan tidak melebihi batas dan keabsahan laporan dugaan pelanggaran.
“Keabsahan yang dimaksud adalah, kesesuaian tanda tangan dalam formulir laporan serta tanggal dan waktu laporan,” jelas Boby, Senin (21/12).
Sedangkan syarat materil, papar dia, berkaitan dengan identitas, nama dan alamat, peristiwa dan uraian kejadian, waktu dan tempat peristiwa serta saksi.
“Syarat-syarat itu yang kemudian menjadi acuan Panwasli dalam mengkaji laporan untuk diproses selanjutnya. Jadi mengenai laporan yang tidal terpenuhi syarat formil atau formalnya tidak dapat ditindaklanjuti,” terang dia.
Laporan tersebut, lanjut dia, akan dikembalikan kepada sejumlah warga selaku pelapor beserta barang bukti. Diketahui, laporan tersebut didominasi dugaan money politics. Setidaknya, itu terlihat dari barang bukti yang disertakan saat melapor diantaranya, berupa uang, jilbab dan sarung.
Amatan koran ini, sejumlah berkas laporan yang tidak ditindaklanjuti salah satunya bermasalah pada persoalan waktu kejadian yang telah berlangsung lama namun baru dimasukan laporannya.
“Laporan itu telah kadaluwarsa sebab, setiap dugaan pelanggaran Pemilu berkaitan dengan tahapan Pilkada. Meskipun setelah dikembalikan lalu pelapor melengkapi kekurangan syarat lalu memasukannya kembali itu sepertinya tetap tidak ditindaklanjuti. Alasannya karena waktu laporan yang telah melebihi batas, jadinya kadaluwarsa,” pungkasnya.(man)

About uman