Home » Berita Utama » Februari, KPU Gelar Pleno Penetapan
Februari, KPU Gelar Pleno Penetapan
Irman D Budahu

Februari, KPU Gelar Pleno Penetapan

LUWUK—Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Banggai akhirnya menunda pleno penetapan calon terpilih, menyusul gugatan Perselisihan Hasil Pemilihan (PHP) yang dilakukan paslon nomor urut satu dan dua ke Mahkamah Konstitusi (MK).
Ketua KPU Banggai, Irman Budahu mengatakan, mendasari Peraturan KPU nomor 2 tahun 2015 tentang tentang tahapan, program dan jadwal penyelenggaraan Pilkada, seharusnya pleno penetapan telah dilakukan sejak tanggal 21 sampai 23 Desember 2015.
“Dengan adanya gugatan ke MK maka pleno ditunda,” jelas Irman, Senin (21/12).
Sampai kapan ditunda? Irman menyampaikan, pihaknya menunggu hasil putusan MK. Namun menurut dia, jadwal pleno tak akan bergeser dari jadwal yang ditetapkan dalam PKPU. Hanya saja, mengenai pleno pada tanggal 21 sampai 23 Desember, itu lanjut dia, dapat dilaksanakan ketika tak ada PHP.
“Tapi karena ada paslon yang mengguggat penyelenggara terkait administrasi pelaksanaan maka kami (KPU) harus menunggu apa putusan MK,” kata dia.
Dalam PKPU nomor 2 tahun 2015 dijelaskan, penetapan pasangan calon  bupati/wakil bupati terpilih tak ada PHP dilaksanakan pada tanggal 21 dan 23 Desember.
Sedangkan pada poin ke 10 tentang sengketa PHP terdapat beberapa tahapan untuk pemilihan bupati/wakil bupati yakni, pengajuan dan pebaikan permohonan pada tanggal 18 sampai 24 Desember. Selanjutnya, verifikasi berkas permohonan pemohon tanggal 24-27 Desember, dan penyelesaian sengketa dan putusan tanggal 28 Desember sampai 12 Februari 2016.
Jadi, penetepan calon terpilih pasca putusan MK untuk bupati/wakil bupati yakni, 12 Februari sampai 2016 sampai 13 Maret 2016.(man)

About uman