Home » Torang p Sekolah » Panitia PSSI Dianggap Berpihak
Panitia PSSI Dianggap Berpihak
Indar W Monoarfa

Panitia PSSI Dianggap Berpihak

LUWUK-Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 2 Luwuk mengungkapkan kekecewaannya terhadap pengurus Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Kabupaten Banggai saat melaksanakan pertandingan U-19 di lapangan Kompi C 714 SM. Bukan karena sikap wasit, tetapi atas kinerja panitia pelaksana yang dinilai terlalu berpihak.
Pembina sepak bola SMANDA Indra W Monoarfa mengatakan, saat mengetahui siswanya yang tergabung dalam tim Smanda masuk semifinal melawan Penjas Unismuh dan akan bertanding pada Sabtu (12/12), ia langsung menginstruksikan untuk segera bersiap. “Olehnya saat hari Jumat (11/12), kami hubungi panitia pelaksana, tetapi mengaku belum siap dilaksanakan hari Sabtu karena melihat kondisi lapangan yang tidak siap karena belum digaris,” tuturnya Selasa (15/12).
Tidak itu saja, pada hari Sabtu, pelatih tim Smanda Indra Monoarfa, kembali menghubungi panitia pelaksana akan kepastian dilaksanakan semifinal, dengan maksud agar tim Smanda sudah bisa mempersiapkan diri.
“Namun setelah dihungi, panitia tidak merespon hingga tim Smanda belum bisa melakukan persiapan,” tambahnya.
Nantilah menurutnya pada hari Minggu (13/12) sekira pukul 09.00 WITA, barulah panitia pelaksana menghubungi tim Smanda untuk siap tanding pada pukul 15.00 WITA, namun, pemberitahuan itu dianggap terlalu singkat hingga membuat pelatih Smanda kesusahan mengumpulkan timnya dan juga untuk melatih fisik, hingga akhirnya panitia pelakasna melakukan Walk Out (WO) dan menyatakan Smanda gugur.
“Tim Smanda terpaksa tidak tampil karena beberapa anggota tidak mengetahui kegiatan dan tidak ada persiapan,” ungkapnya.
Tidak hanya kecewa di WO, Ardi mengaku panitia pelaksana seakan sengaja menjebak tim Smanda, karena sesuai informasi yang diketahuinya, sehari sebelumnya hanya tim Penjas lah yang dihubungi.
“Secara langsung pertandingan yang katanya untuk membina para pemain muda, ternyata malah membinasakan para atlit-atlit muda  Kabupaten Banggai, karena mengambil keputusan secara sepihak,” tegasnya.
Sementara itu ketua PSSI Banggai Alfian Djibran yang dikonfirmasi Luwuk Post, enggan memberikan jawaban hingga pukul 21.20. (ajy)

About uman