Home » Kampus » Sultim Tetap Diperjuangkan
Sultim Tetap Diperjuangkan
Mahasiswa yang tergabung dalam aliansi masyarakat Sul-Tim saat melakukan aksi damai beberapa waktu lalu.

Sultim Tetap Diperjuangkan

LUWUK– Pro kontra mewarnai pembentukan Provinsi Sulawesi Timur (Sultim) yang disuarakan oleh mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Sultim.  Tak bisa dipungkiri masih banyak mahasiswa yang ada di Kabupaten Banggai masih bersikap pesimis dengan pembentukan Sultim.
Opini yang telah terbentuk itu dijawab dingin oleh Triwydy Kuncoro, anak daerah yang mengenyam bangku kuliah di Universitas Tadulako (Untad) Palu.
Bagi Tri sapaan akrabya, perjuangan untuk membentuk Sultim tidak akan sia-sia. “Pertanyaanya sekarang adalah kenapa Sultim tidak bisa berdiri ?,” tuturnya, kemarin (14/12).
Awal tahun 2000-an, Sultim tidak bisa berdiri disebabkan oleh perebutan wilayah. Namun sekarang sudah jelas, terdapat enam kabupaten yang mendukung terbentuknya Sultim.
Jika beberapa waktu lalu, kata Try,  Sultim hanya dikonsumsi pihak-pihak tertentu, maka sekarang Sultim menjadi konsumsi masyarakat umum. “Untuk memperjelas perjuangan ini, kami akan membuat dialog publik yang akan melibatkan semua elemen masyarakat,” ujarnya.
Bagi Tri, aksi damai yang dilancarkan pasca 9 Desember yang lalu merupakan bukti bahwa, mahasiswa yang tergabung dalam aliansi masyarakat Sultim tidak ingin terkontaminasi dengan kepentingan politik. Dan perjuangan akan diteruskan hingga Sultim terbentuk menjadi provinsi. “Mari kita buktikan bahwa perjuangan ini tidak sia-sia,” ajaknya. (tr-36)

About uman