Home » Metro Luwuk » Dua Saksi Menduga Terjadi Money Politic
Dua Saksi Menduga Terjadi Money Politic
Saksi pasangan calon nomor urut 2 Mutiara, Marsono, melakukan komunikasi serius dengan anggota Panwascam Pagimana dan ketua PPK Pagimana, tentang keputusannya terkait tidak menandatangani berita acara, hasil rekapitulasi perhitungan perolehan suara, Minggu (13/12) di PPK Pagimana.

Dua Saksi Menduga Terjadi Money Politic

PAGIMANA-Pasca pelaksanaan rekapitulasi perhitungan perolehan suara pada pemilihan Bupati dan wakil Bupati di PPK Pagimana, minggu,(13/12) kemarin, kedua saksi pasangan calon nomor urut 1 dengan tagline  Smile-Suka dan paslon nomor urut 2 denga tagline Mutiara, enggan memberikan tanda tangannya di berita acara. Tindakan itu memberikan tanda bahwa mereka belum menerima hasil perhitungan suara seperti yang dilakukan saksi paslon dengan nomor urut 3, Win-Star.
Informasi yang diperoleh wartawan koran ini, senin,(14/12), bahwa alasan saksi pasangan calon nomor urut dua Mutiara, tidak menandatangani berita acara hasil rekapitulasi perhitungan perolehan suara tingkat kecamatan di PPK Pagimana, karena diduga kuat di wilayah kecamatan Pagimana  sejumlah desa dan kelurahan terjadi money politic (politik uang). Mereka menduga hal itu dilakukan oleh pasangan nomor urut tiga (3) Win-Star.  Hal itulah yang kemudian dijadikan acuan saksi, untuk tidak menandatangani berita acara.
”Iya sebagai saksi saya tidak bisa menandatangani berita acara rekapitulasi perolehan suara di tingkat kecamatan, karena hasil perolehan suara Win-star yang di peroleh di Pagimana diduga kuat sarat dengan money politic,” ujar Marsono, selaku saksi pasangan calon nomor urut dua.
Senin kemarin, sejumlah anggota PPK terdengar membenarkan hal itu. Dimana dalam perhitungan akhir terdapat dua saksi pasangan calon tidak menanda tangani berita acara hasil perhitungan rekapitulasi perolehan suara di tingkat PPK Pagimana.”Iya benar ada dua saksi paslon 1 dan 2 yang tidak menanda tangani berita acara rekapitulasi dan pleno penetapan, namun kedua saksi tersebut tanpa menuliskan isi keberatan dalam format yang di tentukan,” jelas anggota PPK pagimana kemarin. (anto)

About uman