Home » Metro Luwuk » TNI – Polri Siap Bertindak Tegas
TNI – Polri Siap Bertindak Tegas
Jamaluddin Farti

TNI – Polri Siap Bertindak Tegas

LUWUK-Memanasnya situasi pasca voting day Pilkada Banggai memang sudah terlihat sejak beberapa hari yang lalu. Bahkan, hingga saat ini saling klaim kemenangan dari ketiga paslon juga masih terlihat. Kondisi itu membuat salah satu paslon tidak terima dan rencananya hari ini bakal menurunkan massa dalam jumlah besar. Mereka akan melakukan aksi protes terhadap dugaan permainan kotor dalam pelaksanaan Pilkada 9 Desember 2015 kemarin.
Rencana aksi besar-besaran itu terungkap, setelah salah satu perwakilan paslon tertentu mengajukan ijin aksi ke Polres Banggai. Tidak tanggung-tanggung massa yang akan diturunkan hari ini, Senin (14/12) berjumlah sekira lima ribu orang.  Meski tidak melarang, polisi mengaku siap bertindak tegas apabila dalam aksi tersebut terjadi keributan. Kapolres Banggai AKBP Jamaluddin Farti mengungkapkan polisi bersama TNI akan mengawal kegiatan itu. Dengan catatan aksi tidak boleh anarkis, aksi harus sesuai koridor dan tetap santun. “Mari bersama-sama jaga situasi kamtibmas di wilayah Banggai dengan damai. Apabila terjadi tindakan anarkis, polri akan bertindak tegas sesuai hukum yang berlaku sampai kepada aktor intelektualnya,” tegas Jamaluddin, Minggu (13/12) dalam konferensi persnya.
Ia menjelaskan dalam penindakan protab terhadap aksi yang berujung pada tindakan anarkis sudah jelas. Hanya saja, Ia akan menyesuaikan dengan eskalasi yang ada di lapangan nantinya. Jamaluddin menambahkan dalam situasi seperti ini diharapkan setiap insan, baik itu pendukung paslon tertentu maupun masyarakat umum agar tidak terprovokasi. Kepada pendukung paslon juga diimbau agar tidak melakukan konvoi atau iring-iringan kendaraan. Setiap pendukung paslon juga diingatkan agar tidak membawa isu SARA dalam aksinya atau memfitnah paslon lain. “Hindari saling menyerang atau menghujat. Karena itu bisa menimbulkan dampak buruk bagi masyarakat. Kita jaga daerah ini dengan baik, jangan memprovokasi atau terprovokasi,” tuturnya.
Jamaluddin juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat kabupaten Banggai yang masih bisa menjaga daerah ini, hingga H+4 voting day situasi masih tetap aman terkendali. Ia berpesan agar setiap orang bisa menjaga diri dengan tidak terpancing provokasi atau hasutan pihak tertentu yang ingin merusak rasa persaudaraan, keamanan dan ketertiban masyarakat di kabupaten Banggai.
Terpisah, Dandim 1308/LB Letkol Themy Usman juga mengharapkan masyarakat kabupaten Banggai tidak terprovokasi, sebab siapapun yang terpilih (paslon, red) sesuai pleno KPU. Dialah yang dipercayakan rakyat untuk memimpin daerah ini lima tahun kedepan, yang lain harus berbesar hati. Jika terdapat pelanggaran atau kecurangan silahkan dilaporkan ke Panwaslih, agar dapat diproses sesuai aturan yang berlaku. Sebab, jika terjadi keributan yang berkepanjangan, yang rugi adalah rakyat kabupaten Banggai sendiri. Untuk itu, diharapkan semua bisa menahan diri.
Sebelumnya, dibeberapa daerah telah disampaikan petinggi Kepolisian,  agar aparat penegak hukum bisa menjaga kamtibmas di wilayah kerja masing-masing selama pelaksanaan pilkada serentak. Jika dalam pelaksanaan itu terdapat keributan, maka diperintahkan untuk tembak ditempat siapa saja yang diketahui menjadi provokator  atau perusuh pilkada.(van)

About uman