Home » Ekonomi » Ikan Asin Masih Jadi Primadona
Ikan Asin Masih Jadi Primadona
Permintaan pasar terhadap ikan asin masih tinggi meskipun harga ikan asin naik, Pedagang meyediakan stok lebih banyak untuk memenuhi kebutuhan pasar, Minggu (13/12).

Ikan Asin Masih Jadi Primadona

LUWUK-Harga ikan asin di Pasar Pagimana kecamatan Pagimana saat ini naik dari 35 ribu menjadi 50 ribu per kilo. Namun, permintaan pasar terhadap ikan asin ini boleh dikatakan ikut naik. Hal ini langsunng disampaikan oleh Amran, salah satu pembuat ikan asin di Pagimana.
Amran mengaku, saat ini ia meningkatkan produksi ikan asinnya dari 30 menjadi 40 sampai 50 kilo perharinya. Sebab, permintaan pedagang terhadap ikan asin buatannya juga meningkat. “Sudah hampir sebulan porduksi ikan asin saya naikkan. Karena pedagang yang biasanya menampung ikan asin buatan saya menuntut agar saya menambah jumlah produksi,” jelasnya, Minggu (13/12).
Amran juga menambahkan, kualitas ikan asin yang ia buat saat ini lebih baik dari sebelumnya. Hal itu dikarenakan cuaca yang cukup panas sehingga ikan asin yang dibuat jadinya lebih bagus. “Tidak heran kalau pdagang ingin produksi ikan asin ditingkatkan. Sebab, kualitas ikan asin saat ini sangat baik. Jadi, pembeli terhadap ikan asin saat ini meningkat meskipun harganya agak naik,” pungkasnya.
Selain itu, ikan asin produksi warga Pagimana saat ini tidak hanya digemari oleh warga sekitar. Namun, masyarakat dari luar kota moleh dikatakan peminatnya lebih besar. Hal itu terlihat dari jumlah ikan asin yang dikirim oleh beberapa pembuat ikan asin keberbagai daerah di Kota Luwuk.  Tidak hanya itu,  ikan asin buatan warga Pagimana saat ini telah masuk ke pasar-pasar internasional. Seperti di Malaisia dan singapura. (tr-35)

About uman