Home » Torang p Sekolah » Tetap Tersenyum Meski Tengah Sakit dan Dilanda Masalah
Tetap Tersenyum Meski Tengah Sakit dan Dilanda Masalah
Walau tengah sakit, Kepsek SDN 7 Inpres Bertingkat Luwuk, Nurijati Lasadam tetap terlihat tersenyum, nampak Uli sapaan akrabnya saat ditemui Luwuk Post Selasa (8/12).

Tetap Tersenyum Meski Tengah Sakit dan Dilanda Masalah

Kita patut bersyukur jika sampai saat ini yang maha kuasa masih memberi kesehatan, namun tentunya harus bersabar ketika dilanda sakit.

Catatan : Fajri Rahmadhani, Luwuk Post

Kondisi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Luwuk Selasa (8/12) menjelang Magrib, tidak jauh berbeda dengan hari sebelumnya, para dokter tetap sibuk melayani pasien yang datang, tukang parkir pun melaksanakan kewajibannya untuk mengontrol kendaraan yang keluar masuk, sementara di salah satu lokasi, terlihat puluhan pekerja tengah sibuk menyelesaikan bangunan dua lantai yang sebentar lagi akan rampung.
Kaki saya sontak terhenti di depan ruang VIP II karena disebuah pintu terpampang tulisan kalau mau berkunjung di ruang I sampai V harus lewat samping, entah mengapa ada tulisan seperti itu karena tidak dijelaskan apakah pintunya rusak atau tengah mengepel.
Setelah meyakinkan kalau pintu pertama yang saya temui adalah ruang 1, barulah saya memberanikan diri mengetuk pintu, dan tidak menunggu waktu lama, seorang pria yang badannya agak gemuk membukakan pintu seraya tersenyum, saya pun langsung dipersilahkan masuk.
Selain pria yang telah membukakan pintu, disebelah kiri ruangan itu terdapat dua orang pria yang umurnya tidak muda lagi dan satunya lagi anak yang baru menginjak masa remaja yang tengah duduk dilantai.
Diatas sebuah kasur terlihat seorang wanita paroh baya tengah duduk dan asik menikmati sebuah mangga yang sudah mengkal seraya memegang sebuah pisau. “Tunggu sedikit Aji,’ tegurnya kepada saya.
Suara itu sudah menjadi ciri khas ditelinga saya, karena sudah beberapa kali bertemu dengan wanita ini dalam hal keperluan informasi disekolah, senyumnya yang ramah sama sekali tidak berubah dipandangan saya.
Ya dia adalah Nurijati Lasadam, Kepala Sekolah (Kepsek) yang kini menjabat di SDN 7 Inpres Pembina Luwuk, kepiawaiannya dalam memimpin sekolah tidak bisa diragukan lagi, karena saat berada di SDN Maahas dan SDN Pembina Luwuk, istri Husni Kamaru ini berhasil membawa sekolah tersebut meraih akreditasi A dengan sejumlah pujian.
Setelah beberapa lama menunggu ibu Uli, sapaan akrab Nurijati menghabiskan sebuah mangga, barulah saya berkesempatan berbicara dengannya. “Saya ini mengidap penyakit gula dan sudah menyerang pembuluh, hingga harus segera dirawat,” ungkapnya.
Olehnya Uli mengaku dengan penyakit tersebut, ia belum bisa berbuat banyak baik itu pergi maupun mengurus administrasi sekolah.
Namun dalam lubuk hatinya ia masih sangatlah ingin bersama-sama dengan seluruh guru untuk lebih memajukan lagi SDN 7 Inpres Bertingkat Luwuk seperti SDN Maahas dan SDN Pembina Luwuk. “Karena saya sudah setengah mati naik kendaraan, kadang saya hanya berharap anak saya yang jemput untuk mengantar kesekolah, cuma kalo anak saya sibuk saya tidak bisa berbuat banyak,” keluhnya.
Ia berharap semoga saja penyakit yang dideritanya bisa secepatnya hilang dan bisa kembali menggunakan seragam, karena banginya jabatan yang dipegangnya adalah tanggung jawab besar yang harus dijalankan. (ajy)

About uman