Home » Ekonomi » Sampah Makin Bau, Pengunjung Ogah Mampir
Sampah Makin Bau, Pengunjung Ogah Mampir
Kondisi sampah yang menimbulkan bau tak sedap mempengaruhi omset pedagang, sehingga memaksa sebagian pedagang pindah tempat. Rabu (9/12).

Sampah Makin Bau, Pengunjung Ogah Mampir

LUWUK-Kondisi sampah di pasar simpong yang saat ini makin memprihatinkan membuat omset pedagang yang berada di sekitar tempat pembuangan sampah tersebut makin menurun. Kondisi ini diperparah dengan kurangnya perhatian instansi terkai, dalam hal ini Dinas perumahan dan tata ruang.
“Mungkin dispetarung saat ini tidak punya mata dan telinga. Sering kami mengeluh dengan kondisi sampah yang ada di pasar ini. Namun, tidak pernah ada tindakan yang di ambil untuk menyelesaikan masalah ini,” ungkap Rasmi, salah satu pedagang di pasar simpong, Rabu (9/12).
Rasmi juga menambahkan, karena kondisi sampah yang makin menumpuk dam menimbulkan bau tidak sedap memaksa pengunjung untuk tidak membeli di lapak mereka. “Tempat ini dulu boleh dikatakan tempat rebutan untuk para pedagang. Karena tempat ini paling sering dilewati banyak pengunjung. Saat ini, walaupun banyak pengunjung yang lewat tapi pengunjung lebih memilih untuk berbelanja di dalam pasar,” pungkasnya.
Selain itu, omset pedagang yang awalnya berkisar 250 sampai 300 ribu perhari, saat ini menurun menjadi 100 sampai 50 ribu saja per hari. “Bicara tentang omset pastinya karena kondisi ini omset kami menurun. Sehingga, modal yang awalnya kami gunakan untuk menjual hampir tidak kembali sama sekali,” tandasnya.
Kondisi tersebut membuat beberapa pemilik lapak yang berada disekitar tempat pembuangan sampah tersebut memilih untuk meninggalkan lapaknya. “Klau dipikir-pikir, usaha kami untuk membangun lapak di area ini sangat susah. Namun, sekarang ini kondisinya sangat berbeda. Bau busuk karena sampah ini sangat mengganggu,” jelasnya. (tr-35)

About uman